bisnis

Saudi-Sudan sepakat ekplorasi mineral di Laut Merah pada 2020

Penambangan mineral di Laut Merah itu diperkirakan bisa meraup pendapatan US$ 20 miliar setahun.

05 Mei 2016 08:59

Menteri Mineral Sudan Ahmad Sadiq al-Karuri kemarin bilang negaranya dan Arab Saudi telah bersepakat untuk mulai mengeksplorasi sumber daya mineral, termasuk perak, emas, dan tembaga di Laut Merah paling lambat 2020.

Kedua negara Arab ini, posisi saling berhadapan dan dipisahkan Laut Merah, sejak 1970-an sudah mempertimbangkan untuk menambang cadangan mineral. Sudan dan Arab Saudi meyakini sumber daya mineral itu berada di kedalaman dua ribu meter dari atas permukaan air laut.

Muhammad Abu Fatimah, direktur jenderal di Kementerian Pertambangan Sudan, mengatakan penambangan mineral di Laut Merah itu diperkirakan bisa meraup pendapatan US$ 20 miliar setahun.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Bin Salman jamin tidak akan pernah berlakukan pajak penghasilan bagi warga Saudi

Baru empat dari negara Arab Teluk menerapkan VAT, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 





comments powered by Disqus