bisnis

Saudi-Sudan sepakat ekplorasi mineral di Laut Merah pada 2020

Penambangan mineral di Laut Merah itu diperkirakan bisa meraup pendapatan US$ 20 miliar setahun.

05 Mei 2016 15:59

Menteri Mineral Sudan Ahmad Sadiq al-Karuri kemarin bilang negaranya dan Arab Saudi telah bersepakat untuk mulai mengeksplorasi sumber daya mineral, termasuk perak, emas, dan tembaga di Laut Merah paling lambat 2020.

Kedua negara Arab ini, posisi saling berhadapan dan dipisahkan Laut Merah, sejak 1970-an sudah mempertimbangkan untuk menambang cadangan mineral. Sudan dan Arab Saudi meyakini sumber daya mineral itu berada di kedalaman dua ribu meter dari atas permukaan air laut.

Muhammad Abu Fatimah, direktur jenderal di Kementerian Pertambangan Sudan, mengatakan penambangan mineral di Laut Merah itu diperkirakan bisa meraup pendapatan US$ 20 miliar setahun.

Kereta cepat Haramain melayani rute Makkah-Madinah beroperasi mulai 11 Oktober 2018. (Saudi Gazette)

Kereta cepat Makkah-Madinah beroperasi mulai Kamis pekan ini

Dengan kereta Haramain, perjalanan Makkah-Madinah hanya butuh waktu dua jam saja.

Kios buku di Albalad, kawasan kota tua di Ibu Kota Amman, Yordania, April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi, Kuwait, dan UEA simpan US$ 1 miliar di Bank Sentral Yordania

Saudi, Kuwait, dan UEA juga berkomitmen memberikan fulus US$ 500 juta saban tahun selama lima tahun untuk membantu anggaran Yordania.

Ladang minyak di Kuwait. (kpc.com.kw)

Kuwait hentikan ekspor minyak ke Amerika

Kuwait telah menggeser ekspor minyaknya ke negara-negara Asia, saat ini mencapai 80 persen dari total volume ekspor minyak Kuwait.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi proyeksikan defisit US$ 34 miliar tahun depan

Arab Saudi baru lepas dari defisit pada 2023.





comments powered by Disqus