bisnis

Lulu resmikan supermarket pertamanya di Indonesia akhir bulan ini

Berlokasi di Cakung, Jakarta Timur. Peresmian akan dilakukan oleh Yusuf Ali, pemilik Lulu Group.

12 Mei 2016 08:13

Lulu Group, jaringan ritel asal Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), segera meresmikan supermarket pertamanya di Indonesia.

Seorang sumber Albalad.co mengungkapkan supermarket pertama itu akan berlokasi di Cakung, Jakarta Timur. "Insya Allah, peresmiannya akhir bulan ini atau awal bulan depan," katanya kepada melalui pesan WhatsApp semalam.

Dia menjelaskan bangunan Lulu itu berlantai dua dan menempati lahan seluas 19 ribu meter persegi, terdiri dari hypermarket di lantai satu dan department store di lantai dua. Dalam setahun ini, menurut dia, supermarket lainnya akan dibuka di Cengkareng (Jakarta Barat) dan Bumi Serpong Damai (Tangerang).

Dihubungi beberapa bulan lalu, CEO Lulu Indonesia Rajmohan Nair bilang peresmian bakal dilakukan langsung oleh pemilik Lulu Group Yusuf Ali.

Menurut Cahyo Purnomo, Marketing Officer BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) untuk wilayah Timur Tengah, Lulu Group sudah sejak zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berencana ekspansi ke Indonesia. Dia menambahkan sejak masih menjadi wali kota Solo Joko Widodo sudah kenal dengan Yusuf Ali.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

UEA tahun depan berlakukan cukai atas minuman mengandung gula dan rokok elektrik

UEA sudah menerapkan cukai atas produk merusak kesehatan dan lingkungan sejak 2017.

Bangunan terjangkung sejagat Burj Khalifah, berlokasi di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Tarif beriklan di dinding luar Burj Khalifah minimum Rp 970 juta

Huawei dan Walt Disney pernah beriklan di dinding luar Burj Khalifah.

Konglomerat Dubai, Khalaf al-Habtur. (Gulf Business)

Konglomerat Dubai minta larangan penggunaan Skype di UEA dicabut

Al-Habtur September tahun lalu juga mendesak larangan pemakaian telepon WhatsApp di UEA dicabut.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco raup pendapatan bersih Rp 668 triliun di semester pertama tahun ini

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman pernah bilang IPO Aramco akan dilakukan paling lambat tahun depan atau awal 2021.





comments powered by Disqus