bisnis

Lulu Group targetkan 15 gerai di Indonesia dalam tujuh tahun

Lulu menyasar lokasi di Jakarta, Kota Bandung, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Makassar, Kota Medan, dan Kabupaten Tangerang.

12 Mei 2016 16:01

Lulu Group, jaringan ritel berpusat di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), menargetkan membuka 15 gerai di Indonesia dalam tujuh tahun. Gerai pertama dijadwalkan diresmikan akhir bulan ini atau awal bulan depan berlokasi di Cakung, Jakarta Timur.

Seorang sumber Albalad.co menjelaskan Lulu menyasar lokasi di Jakarta, Kota Bandung, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Makassar, Kota Medan, dan Kabupaten Tangerang.

"Kami sudah memperoleh izin prinsip dari BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) untuk enam lokasi," katanya saat dihubungi melalui WhatsApp beberapa bulan lalu. Namun dia menolak memberitahu untuk lokasi mana saja izin itu sudah diperoleh.

Bisnis ritel Lulu Group ini terbesar di Timur Tengah. Lulu Hypermarket sudah mempunyai 123 gerai di enam negara Arab Teluk - Arab Saudi, Qatar, UEA, Kuwait, Bahrain, dan Oman - serta satu toko di Yaman dan Kochi, Negara Bagian Kerala, India.

Lulu Group, mulai beroperasi 16 tahun lalu, pada 2014 meraup pendapatan US$ 5 miliar.

Kereta cepat Haramain melayani rute Makkah-Madinah beroperasi mulai 11 Oktober 2018. (Saudi Gazette)

Kereta cepat Makkah-Madinah beroperasi mulai Kamis pekan ini

Dengan kereta Haramain, perjalanan Makkah-Madinah hanya butuh waktu dua jam saja.

Kios buku di Albalad, kawasan kota tua di Ibu Kota Amman, Yordania, April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi, Kuwait, dan UEA simpan US$ 1 miliar di Bank Sentral Yordania

Saudi, Kuwait, dan UEA juga berkomitmen memberikan fulus US$ 500 juta saban tahun selama lima tahun untuk membantu anggaran Yordania.

Ladang minyak di Kuwait. (kpc.com.kw)

Kuwait hentikan ekspor minyak ke Amerika

Kuwait telah menggeser ekspor minyaknya ke negara-negara Asia, saat ini mencapai 80 persen dari total volume ekspor minyak Kuwait.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi proyeksikan defisit US$ 34 miliar tahun depan

Arab Saudi baru lepas dari defisit pada 2023.





comments powered by Disqus