bisnis

Arab Saudi kuasai obligasi Amerika senilai US$ 116 miliar

Arab Saudi menjadi negara Arab pemilik obligasi Amerika terbesar. Diikuti Uni Emirat Arab (US$ 62,5 miliar), Kuwait (US$ 31,2 miliar), Oman (US$ 15,9 miliar), Irak (US$ 13,4 miliar), dan Qatar (US$ 3,7 miliar).

18 Mei 2016 04:20

Departemen Keuangan Amerika Serikat bilang Arab Saudi menguasai obligasi keluaran pemerintah negara adikuasa itu senilai US$ 116,8 miiar.

Negara Kabah itu termasuk dalam 14 negara terbesar membeli surat utang negara Amerika Serikat. Cina memuncaki daftar dengan menguasai obligasi seharga US$ 1,25 triliun, disusul Jepang (US$ 1,13 triliun).

Konglomerasi milik pemerintah Saudi Januari lalu menguasai obligasi dirilis pemerintah Amerika senilai US$ 123,6 miliar, setara 20 persen dari total cadangan devisa Saudi.

Isu soal aset Arab Saudi di Amerika mendapat sorotan setelah Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adil al-Jubair mengancam menjual semua aset negaranya senilai US$ 750 miliar, bila Kongres Amerika mengesahkan rancangan beleid membolehkan pengadilan mengadili para pejabat Saudi terlibat dalam serangan 11 September 2001, seperti dilansir surat kabar the New York Times.

Arab Saudi menjadi negara Arab pemilik obligasi Amerika terbesar. Diikuti Uni Emirat Arab (US$ 62,5 miliar), Kuwait (US$ 31,2 miliar), Oman (US$ 15,9 miliar), Irak (US$ 13,4 miliar), dan Qatar (US$ 3,7 miliar).

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Dua maskapai UEA hentikan penerbangan ke Tel Aviv

Etihad dan Flydubai membuka rute penerbangan ke Tel Aviv setelah UEA tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Seorang bocah perempuan Palestina di Jalur Gaza tampak ketakutan setelah menjadi korban serangan udara Israel. (Albalad.co/Supplied)

Perang makin sengit, tujuh maskapai setop penerbangan ke Israel

Sedangkan El Al, maskapai Israel, tetap akan terbang ke negara lain.   

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.





comments powered by Disqus