bisnis

Rusia bayar utang US$ 1,7 miliar kepada Kuwait

Menurut data bank sentral Rusia, hingga 1 April lalu, utang luar negeri Rusia senilai US$ 516,1 miliar, terendah dalam lima tahun terakhir.

21 Mei 2016 11:22

Rusia telah membayar utang warisan Uni Soviet sebesar US$ 1,72 miliar kepada Kuwait.

Kementerian Keuangan Rusia kemarin menjelaskan utang itu terdiri dari pokok US$ 1,1 miliar dan bunga US$ 620 juta. Pinjaman itu diberikan untuk membayar impor-impor penting saat Uni Soviet pecah pada 1991.

Negara Beruang Merah ini juga telah melunasi utang era Soviet kepada Korea Selatan, Makedonia, dan Bosnia.

Setelah Uni Soviet bubar pada 1991, Rusia mengambil tanggung jawab untuk melunasi semua utang luar negerinya.

Menurut data bank sentral Rusia, hingga 1 April lalu, utang luar negeri Rusia senilai US$ 516,1 miliar, terendah dalam lima tahun terakhir. Dari jumlah itu, lebih dari 92 persen merupakan utang bank dan perusahaan.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Bin Salman jamin tidak akan pernah berlakukan pajak penghasilan bagi warga Saudi

Baru empat dari negara Arab Teluk menerapkan VAT, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 





comments powered by Disqus