bisnis

Aramco berencana genjot produksi ladang minyak Syaibah menjadi satu juta barel sehari

Amin Nasir memperkirakan harga minyak secara bertahap bakal naik.

27 Mei 2016 06:16

CEO Saudi Aramco Amin Nasir mengatakan pihaknya berencana menggejot produksi minyak dari ladang Syaibah menjadi 1 juta barel sehari dalam dua pekan mendatang, seperti dilansir media Arab saudi kemarin.

Kepada sejumlah wartawan Saudi, Nasir meperkirakan harga minyak secara bertahap naik sebab perbedaan antara permintaan dan pasokan sudah menurun, seperti dilaporkan surat kabar Asyarq al-Ausat.

Untuk pertama kali dalam tujuh bulan terakhir, harga minyak melewati angka US$ 50 sebarel. Harga emas hitam dunia ini mulai melorot sejak pertengahan 2014.

Nasir menambahkan Aramco, produsen minyak terbesa di dunia, juga berencana melakukan investasi jangka panjang selama setengah abad di Laut Merah. Aramco memang sudah memiliki program eksplorasi di areal itu.

Menteri Energi, Industri dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih saat wawancara khusus dengan stasiun televisi Al-Arabiya, di sela lawatannya ke Cina, 31 Agustus 2016. (Al-Arabiya)

Arab Saudi kurangi produksi minyak 800 ribu barel bulan ini

Bulan depan, produksi dikurangi lagi seratus ribu barel menjadi 7,1 juta barel per hari.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Jumlah cadangan minyak Arab Saudi 268,5 miliar barel

Saudi memiliki cadangan gas sebesar 325,1 triliun kaki kubik

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco akan bikin pompa bensin

Aramco membatalkan rencana IPO sebesar lima persen, tadinya dijadwalkan di semester kedua tahun ini.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Arab Saudi kurangi ekspor minyak 500 ribu barel bulan depan

Belum ada konsensus untuk mengurangi produksi minyak tahun depan.





comments powered by Disqus