bisnis

Saudi Aramco temukan tiga ladang minyak baru

Saudi Aramco tahun lalu menghasilkan rata-rata 10,2 juta barel minyak sehari.

28 Mei 2016 06:41

Saudi Aramco telah menemukan ladang minyak dan gas baru tahun lalu, menurut laporan tahunan dikeluarkan perusahaan minyak dan gas milik pemerintah Arab Saudi itu.

Ketiga ladang minyak baru itu adalah Faskar, di lepas pantai Teluk Arab dan dekat dengan Blok Birri; Janab, sebelah timur ladang minyak Ghawar; dan Maqam, di timur Rubah al-Khali.

Perusahaan minyak terbesar sejagat itu juga menemukan dua ladang gas, yakni Idmi di barat Haradh dan Muruj di Rubah al-Khali.

Chairman Saudi Aramco Khalid al-Falih bilang perusahaannya akan terus berinvestasi buat memenuhi permintaan minyak di masa depan. "Arab Saudi...berkomitmen melanjutkan investasi di energi berbasis hidrokarbon untuk memenuhi permintaan di masa depan dan menguatkan pertumbuhan ekonomi dalam negeri serta seluruh dunia," katanya dalam laporan tahunan Aramco 2015.

Komentar Falih mengisyaratkan Arab Saudi tidak akan mengurangi pasokannya karena bersaing dengan prdusen minyak lainnya dalam merebut pasar.

Saudi Aramco tahun lalu menghasilkan rata-rata 10,2 juta barel minyak sehari. Ekspornya rata-rata 7,1 juta barel per hari, naik dari 6,8 juta barel saban hari pada 2014.

Saudi Aramco masih tetap pemasok minyak mentah nomor wahid bagi Cina, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Filipina, dan India. Laporan tahunan 2015 itu menyebutkan sebanyak 65 persen dari total ekspor Saudi Aramco ke Asia, melonjak dari 62,3 persen di tahun sebelumnya

Stasiun pengisian bahan bakar di Ibu Kota Khartum, Sudan. (Sudan Tribune)

Saudi pasok minyak ke Sudan buat atasi kelangkaan

Kelangkaan dirasakan sejak awal bulan lalu.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Tiga alasan IPO Aramco bakal ditunda

IPO lima persen saham Aramco, merupakan inti dari Visi Saudi 2030 untuk mengembangkan perekonomian non-minyak, diprediksi bisa meraup dana US$ 100 miliar.

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih. (Arabian Business)

IPO Aramco mungkin ditunda jadi tahun depan

"London selalu menjadi tujuan menarik bagi modal dari seluruh dunia," kata Khalid al-Falih.

CEO Russia Direct Investmen Fund Kirill Dmitriev. (Arabian Business)

Rusia dan Cina patungan buat beli saham Aramco

Aramco akan melakoni IPO di semeter kedua tahun ini. Itu diyakini bakal menjadi IPO terbesar sepanjang sejarah karena diperkirakan bisa meraup dana US$ 100 miliar.





comments powered by Disqus