bisnis

Harga minyak bisa capai US$ 60 sebarel tahun ini

Mulai bulan depan Irak bakal memasok lima juta barel tiap hari.

01 Juni 2016 07:25

Menteri Perekonomian Uni Emirat Arab (UEA) Sultan bin Said al-Mansyuri bilang harga minyak mentah global bisa mencapai US$ 60 sebarel lantaran permintaan dan pasokan mulai seimbang.

Saat berpidato Senin lalu di sebuah konferensi di Ibu Kota Abu Dhabi, UEA, Mansyuri menjelaskan harga emas hitam itu bakal terus tumbuh musim panas ini karena permintaan dan suplai sudah sejalan. "Mungkin harga minyak bisa US$ 60 atau lebih selama musim panas ini," katanya.

Harga minyak sempat menyentuh US$ 50 per hari Kamis pekan lalu, tertinggi sejak Oktober 2015, namun jatuh kembali besoknya. Harga minyak mentah dunia mulai melorot sejak pertengahan 2014.

Meski begitu, sejunlah sumber dalam industri perminyakan mengungkapkan mulai bulan depan Irak bakal memasok lima juta barel tiap hari kepada para konsumennnya. Volume ekspor negara Dua Sungai itu bulan depan akan mengekspor 3,47 juta barel sehari.

Arab Saudi, Kuwait, Iran, dan UEA juga berencana menaikkan pasokan minyak hingga tiga pertiga dari volume sekarang.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi perlu harga minyak US$ 85 sebarel agar tidak defisit

Riyadh berencana menghilangkan defisit anggaran paling lambat 2023.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi sokong perpanjangan kesepakatan pembatasan produksi minyak

Perjanjian ini mulanya berlaku selama Januari hingga Juni 2017, namun diperpanjang sampai Maret 2018.

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih. (Arab News)

OPEC sepakati perpanjangan pengurangan produksi minyak hingga Maret 2018

Kesepakatan dengan produsen non-OPEC bakal berakhir bulan depan.

Menteri Energi, Industri dan Suymber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih saat wawancara khusus dengan stasiun televisi Al-Arabiya, di sela lawatannya ke Cina, 31 Agustus 2016. (Al-Arabiya)

Kuwait sokong perpanjangan kuota produksi minyak

Saudi dan Rusia Senin lalu sepakat memperpanjang pembatasan produksi minyak hingga Maret 2018.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Importir Turki batalkan pembelian iPhone senilai US$ 50 juta

Dalam satu dasawarsa terakhir, diperkirakan lebih dari sepuluh juta warga Turki telah membeli beragam produk iPhone. Total penjualan iPhone sebesar US$ 7 miliar.

17 Agustus 2018

TERSOHOR