bisnis

Maroko berlakukan sistem mata uang fleksibel awal 2017

Nilai tukar mata uang dirham Maroko selama ini mengacu pada euro.

07 Juni 2016 07:52

Maroko bakal memberlakukan sistem mata uang fleksibel awal tahun depan.

"Kami sedang mempertimbangkan mengambil langkah dari sistem nilai tukar tetap ke sistem fleksibel," kata gubernur bank sentral Maroko Abdul Latif Jauhari kepada wartawan Ahad lalu, di sela pertemuan para menteri keuangan negara Arab.

Dia menambahkan negaranya akan bekerja sama dengan sebuah misi teknis dari IMF (Dana Moneter Internasional) buat mempersiapkan kebijakan ke arah sistem nilai tukar fleksibel.

Jauhari tidak menjelaskan secara rinci soal sistem baru akan diterapkan itu. Tapi IMF telah mengisyaratkan sistem nilai tukar fleksibel ini akan menaikkan kemampuan perekonomian Maroko menghadapi guncangan dan keberagaman.

Nilai tukar mata uang dirham Maroko selama ini mengacu pada euro, tapi sebagai langkah menuju sistem fleksibel, bank sentral negara itu sejak April tahun lalu  menurunkan acuan menjadi 60 persen dari 80 persen. Sebaliknya, acuan nilai tukar dirham terhadap dolar Amerika Serikat naik dai 20 persen menjadi 20 persen.

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Dua maskapai UEA hentikan penerbangan ke Tel Aviv

Etihad dan Flydubai membuka rute penerbangan ke Tel Aviv setelah UEA tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Seorang bocah perempuan Palestina di Jalur Gaza tampak ketakutan setelah menjadi korban serangan udara Israel. (Albalad.co/Supplied)

Perang makin sengit, tujuh maskapai setop penerbangan ke Israel

Sedangkan El Al, maskapai Israel, tetap akan terbang ke negara lain.   

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.





comments powered by Disqus