bisnis

Pebisnis UEA beli pelat nomor 1 seharga US$ 4,9 juta

Pelat nomor termahal di UEA adalah seharga US$ 14,2 juta, terjual dalam lelang pada 2008.

07 Juni 2016 17:10

Sebuah pelat nomor mobil 1 terjual seharga 18 juta dirham (US$ 4,9 juta) dalam lelang digelar di Uni Emirat Arab (UEA) Sabtu pekan lalu.

Pemenangnya adalah pengusaha UEA bernama Arif Ahmad az-Zaruni. "Ambisi saya adalah selalu menjadi nomor satu," katanya kepada Gulf News.

Zaruni mendapatkan pelat nomor istimewa itu setelah 18 kali mengajukan tawaran harga. Namun pelat nomor 1 akhirnya dia miliki bukanlah pelat nomor termahal pernah terjual dalam lelang di negara Arab Teluk itu.

Pada 2008, pelat nomor 1 di Abu Dhabi terjual seharga 52,2 juta dirham (US$ 14,2 juta) dalam sebuah lelang dimenangkan pengusaha UEA Said Abdil Ghaffar Khouri. Sedangkan pelat nomor 1 kepunyaan Zaruni untuk wilayah Syarjah.

Pada Mei 2008, seorang pebisnis tajir UEA juga membeli pelat nomor 5 seharga US$ 6,8 juta lewat lelang.

Dalam lelang itu, dijual sebanyak 66 pelat nomor. Paling populer adalah pelat nomor 12, 22, 50, 100, 333, 777, 1000, 2016, 2020, dan 99999. Hasil lelang ini berhasil mengumpulkan fulus 50 juta dirham (US$ 13,6 juta)

Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum pada Selasa, 3 November 2020, disuntik vaksin Covid-19 bikinan Sinopharm, perusahaan farmasi asal Cina. (Twitter)

Kaum ningrat Arab nikmati manfaat sistem furlough di Inggris

Desember tahun lalu saja, terdapat lebih 750 ribu perusahaan di Inggris mengambil sistem furlough, diperkirakan bisa menghabiskan anggaran sekitar Rp 1.315,3 triliun sampai berakhir September mendatang.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Saudi paksa para konglomerat berinvestasi di Aramco

Aramco akan melepas hingga tiga miliar lembar saham (1,5 persen dari total saham) dan diperkirakan dapat meraup dana segar US$ 25,9 miliar. 

Gambar wajah Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Ibu Kota Doha, Qatar. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jumlah Arab supertajir akan naik menjadi 500 orang pada 2022

Khusus di Arab Saudi, populasi Arab supertajir diperkirakan melonjak 17 persen menjadi 140 orang pada 2022.

Maan as-Sania, konglomerat Arab Saudi merupakan pemilik Saad Group. (Gulf Business)

Properti dan mobil milik konglomerat Arab Saudi dilelang karena tidak mampu lunasi utang

Saad Group milik Maan as-Sania diperkirakan memiliki utang sebesar Rp 146-219 triliun.





comments powered by Disqus