bisnis

Saudi targetkan pendapatan US$ 141 miliar dari sektor non-minyak pada 2020

Saudi akan mempertahankan kapasitas produksi minyak di angka 12,5 juta barel sehari. Selain itu bakal meningkatkan produksi gas 17,8 miliar kaki kubik per hari dari 12 miliar kaki kubik produksi saat ini.

07 Juni 2016 23:14

Arab Saudi menargetkan pendapatan 530 miliar riyal (US$ 141 miliar) setahun dari sektor non-minyak paling lambat 2020. Sasaran ini tercantum dalam dokumen NTP (Rencana Transformasi Nasional) dibagikan kepada wartawan Senin lalu di Kota Jeddah.

Dalam dokumen 112 halaman itu, disebutkan NTP bakal mencakup 500 proyek serta beragam indikator kinerja kementerian dan pelbagai lembaga pemerintah. Untuk melaksanakan NTP itu diperlukan dana 270 miliar riyal.

NTP merupakan bagian dari Visi Arab Saudi 2030 diumumkan Wakil Putera Mahkota sekaligus Kepala Dewan Urusan Pembangunan dan Ekonomi Pangeran Muhammad bin Salman April lalu. Visi 2030 ini merombak banyak aspek ekonomi dan sosial di negara Kabah itu buat menghadapi era sehabis minyak dan meningkatnya penduduk.

Keuangan negara pengekspor minyak terbesar sejagat itu tertekan setelah harga emas hitam dunia melorot sejak pertengahan 2014. Anggaran Saudi tahun lalu defisit hampir US$ 100 miliar.

Berdasarkan NTP, Arab Saudi bakal memberlakukan VAT (pajak pertambahan nilai) atas produk tembakau dan minuman ringan. Negeri Dua Kota Suci ini juga akan menerapkan biaya tambahan kepada sektor swasta.

Riyadh akan mengurangi gaji pegawai negeri karena alokasi anggaran buat gaji bakal berkurang menjadi 40 persen dari 45 persen. Subsidi untuk listrik dan air akan dipotong hingga 200 miliar riyal.

Kementerian energi akan mempertahankan kapasitas produksi minyak di angka 12,5 juta barel sehari. Selain itu bakal meningkatkan produksi gas 17,8 miliar kaki kubik per hari dari 12 miliar kaki kubik produksi saat ini.

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Dua maskapai UEA hentikan penerbangan ke Tel Aviv

Etihad dan Flydubai membuka rute penerbangan ke Tel Aviv setelah UEA tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Seorang bocah perempuan Palestina di Jalur Gaza tampak ketakutan setelah menjadi korban serangan udara Israel. (Albalad.co/Supplied)

Perang makin sengit, tujuh maskapai setop penerbangan ke Israel

Sedangkan El Al, maskapai Israel, tetap akan terbang ke negara lain.   

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.





comments powered by Disqus