bisnis

Arab Saudi berencana feminisasi toko-toko telepon seluler

Sebanyak 35 ribu warga Saudi telah dilatih untuk bekerja di sektor telekomunikasi.

14 Juni 2016 15:14

Mulai Januari tahun depan, bakal bermunculan toko-toko telepon seluler khusus kaum hawa di Arab Saudi. Pelayan dan konsumennya perempuan, seperti dilansir Saudi Gazette.

Rencana ini bagian dari program Saudisasi di industri telepon seluler guna memberikan peluang kerja lebih besar bagi warga negara Kabah itu. Paling lambat September nanti, semua pekerja di bidang penjualan, perbaikan, dan toko-toko aksesoris telepon seluler harus warga Saudi.

Juru bicara Kementerian Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial Arab Saudi Khalid Abalkhail bilang toko-toko itu akan dioperasikan oleh perempuan buat melayani kaum hawa.

"Kementerian akan memberikan peluang bagi para investor untuk membuka toko telepon seluler khusus perempuan di pusat-pusat belanja atau terpisah," katanya. "Toko telepon seluler khusus perempuan adalah bisnis menarik bakal diminati banyak pemodal."

Dia yakin jumlah toko telepon seluler khusus kaum hawa akan tumbuh seiring berjalannya waktu. Dia menambahkan kini sudah 35 ribu warga Saudi dilatih untuk bekerja di sektor telekomunikasi.

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Dua maskapai UEA hentikan penerbangan ke Tel Aviv

Etihad dan Flydubai membuka rute penerbangan ke Tel Aviv setelah UEA tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Seorang bocah perempuan Palestina di Jalur Gaza tampak ketakutan setelah menjadi korban serangan udara Israel. (Albalad.co/Supplied)

Perang makin sengit, tujuh maskapai setop penerbangan ke Israel

Sedangkan El Al, maskapai Israel, tetap akan terbang ke negara lain.   

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.





comments powered by Disqus