bisnis

Qatar bakal defisit paling tidak tiga tahun

Negara pengekspor gas alam terbesar sejagat itu akan defisit 7,8 persen tahun ini, 7,9 persen di 2017, dan 4,2 persen pada 2018.

20 Juni 2016 05:30

Pemerintah Qatar memperkirakan negaranya mengalami defisit anggaran paling tidak tiga tahun karena rendahnya harga minyak dan gas dunia mengurangi pendapatan.

Dalam sebuah laporan jangka panjang soal perekonomian Qatar, Kementerian Perencanaan Pembangunan dan Statistik memprediksi tahun ini defisit 7,8 persen dari produk domestik bruto. Ini bakal menjadi defisit pertama bagi Qatar dalam 15 tahun terakhir. Defisit itu juga lebih besar ketimbang perkiraan defisit 4,8 persen tahun depan, dalam laporan kementerian dilansir Desember tahun lalu.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Qatar menduga defisit pada 2016 sebesar 7,9 persen dari produk domestik bruto, sebelum anjlok ke 4,2 persen pada 2018.

Kementerian itu bilang keseimbangan anggaran akan bergantung pada kenaikan harga energi. Kementerian berasumsi harga rata-rata minyak mentah global akan naik menjadi US$ 48,91 sebarel pada 2018 dari US$ 45,49 di 2017 dan US$ 37,88 per barel tahun ini.

Kementerian Perencanaan Pembangunan memperkirakan pertumbuhan ekonomi Qatar tahun ini 3,9 persen, turun dari 4,3 persen dalam prediksi sebelumnya. Lembaga pemerintah ini memproyeksi ekonomi tumbuh 3,8 persen tahun depan dan 3,2 persen di 2018.

Fathir (kanan) dan Raja berpose di depan lambang Qatar dalam acara National Day of Qatar di Hotel Raffles, Jakarta, 18 Desember 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Qatar diprediksi defisit lebih dari US$ 7 miliar pada 2018

Setelah 15 tahun mengalami surplus, Qatar untuk pertama kali mendapat defisit tahun lalu senilai US$ 12 miliar.

Ibu Kota Doha, Qatar. (Arabian Business)

Qatar berencana terbitkan obligasi internasional senilai US$ 9 miliar

Abu Dhabi pekan lalu menjual obligasi senilai US$ 10 miliar, tidak lama setelah Arab Saudi meraup US$ 12,5 miliar dari penerbitan obligasi internasional ketiganya.

Ibu Kota Doha, Qatar. (Arabian Business)

Defisit Qatar tahun ini diprediksi US$ 7,8 miliar

Pemerintah akan menyetujui kontrak baru senilai US$ 13 miliar tahun ini, berfokus pada proyek-proyek insfrastruktur, transportasi, dan yang berkaitan dengan persiapan Piala Dunia 2020.

Ibu Kota Doha, Qatar. (Travel Magma)

Qatar proyeksikan tahun depan defisit US$ 7,8 miliar

Negara penghasil gas terbesar sejagat itu tahun ini memproyeksikan defisit US$ 12,8 miliar, yang pertama dalam 15 tahun terakhir.





comments powered by Disqus