bisnis

Iran butuh 551 pesawat penumpang dalam sembilan tahun mendatang

"Usia rata-rata pesawat masih beroperasi di Iran 23 tahun dan mesti dipensiunkan dalam setahun ke depan sesuai standar internasional," kata Akhoundi.

23 Juni 2016 06:57

Menteri Transportasi Iran Abbas Akhoundi kemarin bilang negaranya membutuhkan 551 pesawat penumpang komersial dalam sembilan tahun mendatang.

Dia menambahkan saat ini terdapat 226 pesawat penumpang milik maskapai lokal beroperasi di Iran, seratus diantaranya sudah dikandangkan karena telah uzur. "Usia rata-rata pesawat masih beroperasi di Iran 23 tahun dan mesti dipensiunkan dalam setahun ke depan sesuai standar internasional," kata Akhoundi seperti dilansir kantor berita resmi Islamic Republic News Agency.

Setelah sanksi ekonomi atas negara Mullah itu dicabut Januari lalu, pembaruan armada pesawat penumpang merupakan salah satu prioritas utama Iran.

Negeri Persia ini Januari lalu mencapai kesepakatan untuk membeli 118 pesawat penumpang Airbus seharga US$ 27 miliar. Teheran juga sudah memesan 20 pesawat ATR.

Akhoundi Selasa pekan ini mengumumkan kesepakatan dicapai oleh maskapai Iran Air untuk memborong seratus pesawat penumpang Boeing. Nilai kontraknya diperkirakan mencapai US$ 25 miliar.

Pesawat milik maskapai Iran Air di Bandar Udara Internasional Imam Khomeini di Ibu Kota Teheran, Iran, 6 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Boeing tidak akan kirim 110 pesawat pesanan Iran

Nilainya sekitar US$ 20 miliar.

Pesawat Aseman Airlines asal Iran. (Commons.Wikimedia)

Aseman Airlines asal Iran teken perjanjian final untuk membeli 30 Boeing 737

Total pesawat akan dibeli 60 senilai US$ 3 miliar.

Pesawat milik maskapai Iran Air di Bandar Udara Internasional Imam Khomeini di Ibu Kota Teheran, Iran, 6 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Iran Air teken kontrak pembelian 20 ATR

Sesuai kesepakatan, IranAir juga bisa menambah lagi pesanan 20 pesawat ATR.

Pesawat Aseman Airlines. (Wikimedia Commons)

Maskapai Iran teken kontrak pembelian 30 pesawat Boeing seharga US$ 3 miliar

Uni Eropa Desember tahun lalu melarang Aseman terbang di wilayah udara mereka karena tidak memenuhi standar keamanan internasional.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Pemilik Manchester City pasok daging sapi ke Israel

Sampai 2012, perusahaan kepunyaan Syekh Mansur itu merupakan pemasok tunggal daging sapi ke Israel.

10 Desember 2018

TERSOHOR