bisnis

Toko telepon seluler mulai buka lowongan kerja hanya untuk warga Saudi

Paling lambat 2 September tahun ini, semua pekerja di industri telepon seluler mesti warga negara Arab Saudi.

26 Juni 2016 09:29

Para pemilik toko telepon seluler di seantero Arab Saudi sudah mulai membuka lowongan kerja hanya untuk warga negara Kabah itu.

Kebijakan sesuai program Saudisasi di industri telepon seluler itu telah diluncurkan awal tahun ini oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial. Pemerintah Saudi menargetkan paling lambat 2 September tahun ini semua pekerja di sektor industri telepon seluler mesti warga negeri Dua Kota Suci itu.

Diperkirakan program Saudisasi di industri telepon seluler ini menyediakan 30 ribu lapangan kerja bagi warga Saudi. Saat ini sudah 34 ribu lelaki dan perempuan Saudi telah dilatih soal perbaikan, penjualan, dan layanan konsumen agar siap dipekerjakan di industri telepon seluler.

Kementerian Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial Arab Saudi telah memerintahkan 50 persen dari program Saudisasi sudah dicapai 6 Juni lalu dan seratus persen paling lambat 2 September nanti.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi terapkan Saudisasi di sektor komunikasi dan tekonologi informasi

Gaji minimum Rp 19,6 juta per bulan bagi pekerja teknis dan paling sedikit Rp 27,5 juta sebulan untuk profesi spesialis.

Proyek pembangunan hotel di Arab Saudi. (Al-Arabiya)

20 pekerjaan di industri wisata hanya boleh diisi orang Saudi tahun depan

Keputusan menteri tenaga kerja itu bagian dari program Saudisasi untuk mengurangi angka pengangguran dan mendorong pertumbuhan sektor swasta di Arab Saudi.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Program Saudisasi di 12 sektor ritel dimulai 11 September

Program ini adalah mewajibkan 12 sektor ritel mempekerjakan warga negara Arab Saudi dan bukan lagi ekspatriat. Targetnya tidak lagi seratus persen tapi 70 persen.

Suasana Ibu Kota Sanaa, Yaman, sebelum serangan udara pasukan koalisi dipimpin Arab Saudi. (zakariya dhaman/al-jazeera)

Puluhan ribu warga Yaman eksodus dari Arab Saudi

Terdapat dua juta warga Yaman di Arab Saudi menanggung kehidupan sepuluh juta anggota keluarganya di kampung halaman.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Parlemen Kuwait sahkan undang-undang buat kurangi jumlah ekspatriat

Undang-undang pengurangan ekspatriat ini akan mengusir sekitar 800 ribu warga India, jumlahnya saat ini 1,45 juta atau 30 persen.

22 Oktober 2020

TERSOHOR