bisnis

Warga Saudi habiskan US$ 53 miliar selama libur lebaran

Mal-mal besar dituduh sebagai penyebab warga negara Kabah itu menjadi boros.

11 Juli 2016 02:49

Sebuah laporan memperkirakan keluarga-keluarga di Arab Saudi tahun ini diperkirakan menghabiskan 200 miliar riyal (US$ 53,3 miliar) selama libur lebaran Idul Fitri, naik dua kali lipat ketimbang tahun lalu.

Para warga negara Kabah itu menggelontorkan fulus mereka buat pelesiran, hiburan, belanja kebutuhan pokok, furnitur, dan kegiatan-kegiatan sosial.

Para ahli ekonomi prihatin dengan kebiasaan boros warga Saudi. Mereka menyerukan soal pentingnya berhemat.

Ibrahim as-Subai, anggota direksi Bank Al-Bilad, menilai pusat-pusat perbelanjaan telah mempersiapkan diri begitu baik sehingga mampu menggaet konsumen selama libur lebaran.

"Saat liburan Idul Fitri, kebanyakan warga Saudi menghabiskan duit mereka untuk konsumsi, jalan-jalan, dan hiburan. Tentu saja ini salah dan tidak bijaksana dalam membelanjakan uang," kata Subai. "Membeli terlalu banyak barang membikin sebuah keluarga terjerat kesulitan keuangan."

Habibullah Turkistani, profesor ekonomi di Universitas Raja Abdul Aziz, berpendapat kenaikan dua kali lipat pengeluaran warga Saudi dalam libur lebaran tahun ini karena mal-mal besar menjual barang-barang impor di harga tetap.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Sejumlah pekerja membersihkan pelataran Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Biaya haji tahun ini Rp 35,2 juta

Sama dengan ongkos haji tahun lalu.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

Perusahaan UEA beli tiga ton emas dari Venezuela

Pembelian itu dilakukan pada 21 Januari lalu.

Mata uang riyal Arab Saudi. (Arab News)

Bank sentral Saudi dan UEA akan bikin mata uang digital bersama

Mata uang digital diberi nama Abir itu rencananya keluar pada kuartal terakhir tahun ini.





comments powered by Disqus