bisnis

Kuwait tetapkan gaji minimum bagi pembantu rumah tangga US$ 200 sebulan

Majikan wajib membayar biaya lembur bagi pembantu rumah tangga. Mereka juga akan mendapat libur mingguan, jatah cuti 30 hari setahun, jam kerja 12 jam per hari, dan bonus satu bulan gaji di akhir masa kontrak.

15 Juli 2016 08:18

Kuwait menjadi negara Arab Teluk pertama menetapkan gaji minimum bagi pembantu rumah tangga. Kebijakan ini muncul di tengah meluasnya tudingan terjadi pelanggaran serius terhadap hak-hak pembantu rumah tangga bekerja di negara itu.

Menteri Dalam Negeri Kuwait Syekh Muhammad Khalid as-Sabah memutuskan gaji minimum bagi pembantu rumah tangga di negara itu 60 dinar (US$ 200) sebulan. Mereka juga bakal mendapat sejumlah hak lainnya, seperti dilansir surat kabar Al-Anbaa Kamis lalu.

Kebijakan ini merupakan implementasi dari undang-undang tenaga kerja disahkan parlemen Kuwait tahun lalu. Terdapat sekitar 600 ribu pembantu rumah tangga di Kuwait dari total 2,4 juta orang bekerja di enam negara Arab Teluk - Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Oman.

Keputusan menteri itu juga mewajibkan majikan membayar biaya lembur bagi pembantu rumah tangga. Mereka juga akan mendapat libur mingguan, jatah cuti 30 hari setahun, jam kerja 12 jam per hari, dan bonus satu bulan gaji di akhir masa kontrak.

Pada November 2014, menteri tenaga kerja dari enam negara Arab Teluk dan asal Asia menggelar rapat untuk membahas peningkatan kondisi dan perlakuan bagi pembantu rumah tangga bekerja di kawasan Arab Teluk. Akhirnya dihasilkan sejumlah kesepakatan, termasuk libur mingguan bagi pembantu, jatah cuti, dan hak untuk tinggal di luar rumah majikan.

Negara Arab Teluknya lainnya juga sudah mengubah beleid tenaga kerja mereka. Bahrain telah menambah hak-hak pembantu rumah tangga. Arab Saudi tahun lalu mengeluarkan aturan membatasi jam kerja pembantu maksimum 15 jam sehari dan memberi cuti sebulan setelah dua tahun kerja.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

24 April 2019

TERSOHOR