bisnis

Pekerja berupah rendah di UEA mesti dikasih tempat tinggal gratis

Aturan ini berlaku Desember mendatang bagi perusahaan mempekerjakan lebih dari 50 orang. Kategori buruh berupah rendah adalah yang bergaji kurang dari US$ 545 sebulan.

19 Juli 2016 16:15

Uni Emirat Arab (UEA) telah mewajibkan perusahaan memberikan tempat tinggal gratis kepada karyawan berupah rendah bila mempekerjakan lebih dari 50 orang. Keputusan itu dikeluarkan oleh Kementerian Sumber Daya Manusia dan Emiratisasi, seperti dilansir kantor berita resmi WAM.

Lewat pernyataan tertulis, Sumber Daya Manusia dan Emiratisasi Saqr Ghobasy bilang pekerja berupah rendah itu adalah yang bergaji kurang dari dua ribu dirham (US$ 545) sebulan. Dia menambahkan aturan ini baru bakal berlaku Desember mendatang.

Ghobasy menjelaskan sebelum keputusan itu dilaksanakan, pihaknya akan menerjunkan tim ahli untuk mempelajari kondisi kehidupan para buruh berupah rendah telah terdaftar dalam sistem klasifikasi di Kementerian Sumber Daya Manusia. "Kementerian akan menindaklanjuti soal perumahan pekerja berupah rendah melalui peninjauan dan mengambil tindakan hukum terhadap perusahaan melanggar," katanya.

Para imigran, kebanyakan tenaga kerja tidak terampil, seperti buruh bangunan dan pembantu rumah tannga, berjumlah 80 persen dari total 9,3 juta penduduk UEA.

Kementerian Sumber Daya Manusia juga mendesak perusahaan mempekerjakan kurang dari 50 orang tapi bergaji lebih dari dua ribu dirham untuk memberi akomodasi gratis, tapi ini tidak diwajibkan.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Parlemen Kuwait sahkan undang-undang buat kurangi jumlah ekspatriat

Undang-undang pengurangan ekspatriat ini akan mengusir sekitar 800 ribu warga India, jumlahnya saat ini 1,45 juta atau 30 persen.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Kampanye boikot oleh Saudi rugikan Turki Rp 292 triliun

Turki juga bakal kehilangan 1,5 juta pelancong Saudi.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

UEA-Israel sepakati 28 kali sepekan penerbangan antara kedua negara

Emirates Airline dan Etihad Airways sudah mengumumkan bakal membuka rute penerbangan Dubai-Tel Aviv dan Abu Dhabi-Tel Aviv.

Bandar Udara Internasional Abu Dhabi di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

UEA-Israel sepakat berlakukan bebas visa

Ini menjadi kesepakatan bebas visa pertama dibuat oleh Israel dengan negara Arab.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Parlemen Kuwait sahkan undang-undang buat kurangi jumlah ekspatriat

Undang-undang pengurangan ekspatriat ini akan mengusir sekitar 800 ribu warga India, jumlahnya saat ini 1,45 juta atau 30 persen.

22 Oktober 2020

TERSOHOR