bisnis

Bahrain izinkan seratus persen kepemilikan asing di semua sektor bisnis

Undang-undang baru ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja bagi warga negara bahrain, dan menarik pebisnis buat berinvestasi di pelbagai sektor ekonomi.

19 Juli 2016 19:10

Para pemodal asing di Bahrain akan dizinkan menguasai seratus persen saham di beragam sektor setelah pemerintah mengesahkan perubahan atas Undang-undang Perusahaan Perdagangan.

Sidang kabinet dipimpin Perdana Menteri Bahrain Pangeran Khalifah bin Salman al-Khalifah kemarin menyetujui aturan itu, seperti dilansir Gulf Daily News.

Undang-undang baru ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja bagi warga negara bahrain, dan menarik pebisnis buat berinvestasi di pelbagai sektor ekonomi. Beleid itu juga dimaksudkan untuk menaikkan kinerja pemeerintah dan menghidupkan lagi sejumlah perdagangan tertentu.

"Bahrain akan menciptakan sebuah kesempatan bagus untuk menaikkan peringkatnya dalam indeks Fasilitas Memulai Bisnis, sebuah aset bakal mendorong perusahaan-perusahaan internasional terkemuka berinvestasi di Bahrain - pintu masuk GCC dan kawasan," kata kabinet Bahrain lewat keterangan tertulis.

Menurut Khalid al-Amin, anggota Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Bahrain, cuma soal waktu bagi Bahrain buat mengizinkan kepemilikan asing seratus persen.  

Rumah Sakit Hadassah di Ain Karim, Israel. (oliver fittousi/haaretz)

Rumah sakit ternama di Israel akan buka cabang di Dubai

Hadassah Medical Center adalah rumah sakit terbesar keenam di Israel.

Gambar kartun diyakini banyak orang sebagai sosok Nabi Muhammad dimuat di surat kabar terbitan Tepi Barat, Al-Hayat al-Jadida, Ahad, 1 Februari 2015. (al-hayat al-jadida)

Hina nabi boikot Prancis

Macron menyokong hak Charlie Hebdo mempublikasikan kembali kartun hina nabi setelah tindakan serupa pada 2006, 2011, dan 2012.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Delegasi Sudan dan Israel akan bertemu bahas kerjasama perdagangan dan pertanian

Ahad lalu, pemerintah Sudan telah menerima hibah 67 ribu ton tepung gandum dari Uni Emirat Arab

Restoran McDonald's di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (CNN)

Agar tidak diboikot di Saudi, burger merek Turki diganti jadi label Yunani

Perselisihan Saudi-Turki kian meruncing setelah kasus pembunuhan Jamal Khashoggi.





comments powered by Disqus