bisnis

Warga negara Saudi boleh jadikan mobil pribadi sebagai taksi

Kementerian bakal memakai aplikasi Wasel untuk taksi pribadi.

27 Juli 2016 08:36

Kementerian Transportasi Arab Saudi telah memutuskan untuk mengizinkan warga negara Kabah itu menjadikan mobil pribadi mereka sebagai taksi.

Langkah ini sejalan dengan rencana Kementerian Transportasi buat menata dan membangun sektor transportasi melalui teknologi terbaru. Kementerian Transportasi yakin pelaksanaan dari rencana ini akan membantu mengurangi persoalan transportasi dan memberi kesempatan kerja bagi warga Saudi, di mana sektor ini sekarang didominasi ekspatriat.

Kementerian menambahkan para pencari kerja, termasuk mahasiswa, pegawai negeri dan swasta, bakal diuntungkan dari rencana baru itu. Kementerian bakal memakai aplikasi Wasel untuk taksi pribadi. Aplikasi ini memungkinkan Kementerian Transportasi dan aparat keamanan mengetahui identitas sopir, data kendaraan, dan tujuannya.

Terkait rencana baru itu, Kementerian Transportasi memberikan waktu tiga bulan bagi semua perusahaan transportasi untuk melaporkan status terakhir mereka.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.

Logo Saudi Binladin Group. (Arab News)

Pemerintah Arab Saudi ambil alih manajemen Binladin Group

Istidama memperoleh 36,22 persen saham Binladin Group dari tiga Bin Ladin bersaudara , yaitu Bakr, Saleh, dan Saad, ditangkap atas tudingan korupsi oleh komisi dipimpin oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.





comments powered by Disqus