bisnis

Saudi percepat rencana longgarkan aturan bagi investor asing jadi tahun ini

Percepatan kelonggaran bagi pemodal asing itu sekaligus untuk mempersiapkan rencana IPO Saudi Aramco.

28 Juli 2016 08:49

Otoritas Pasar Modal Arab Saudi (CMA) bakal mempercepat rencana melonggarkan aturan bagi investor asing menjadi tahun ini dari jadwal sebelumnya, yakni pertengahan 2017.

Dalam wawancara khusus dengan surat kabar the Wall Street Journal pekan ini, Chairman CMA Muhammad al-Jadaan bilang aturan baru itu bakal dilaksanakan akhir September mendatang, seperti dilansir Saudi Gazette.

Sejumlah perubahan dalam aturan baru itu termasuk menurunkan batas minimum nilai aset manajemen investor asing untuk menanamkan modal di bursa saham Arab Saudi.

Pada Juni 2015, negara Kabah itu mengizinkan perusahaan asing membeli saham perusahaan lokal. Kebijakan ini buat menggaet lebih banyak modal luar negeri dan mengurangi ketergantungan pada hasil penjualan minyak.

Sejauh ini, nilai investasi asing telah masuk ke bursa saham Saudi masih di bawah satu persen.  

Percepatan kelonggaran bagi pemodal asing itu sekaligus untuk mempersiapkan rencana IPO (penjualan saham perdana) Saudi Aramco, perusahaan minyak dan gas kepunyaan pemerintah Saudi. Aramco bakal melepas lima persen sahamnya ke bursa domestik dan global. Nilai Aramco diperkirakan antara US$ 2 triliun hingga US$ 3 triliun. Alhasil, IPO itu berpotensi meraup dana US$ 100 miliar sampai US$ 150 miliar.

"IPO Aramco akan bernilai sangat besar dan kelihatannya permintaan dalam negeri tidak mampu melahap semuanya, jadi Anda perlu mencari investor internasional," kata Jadaan. "Dan Anda mau memastikan proses permintaan internasional itu siap."

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Parlemen Kuwait sahkan undang-undang buat kurangi jumlah ekspatriat

Undang-undang pengurangan ekspatriat ini akan mengusir sekitar 800 ribu warga India, jumlahnya saat ini 1,45 juta atau 30 persen.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Kampanye boikot oleh Saudi rugikan Turki Rp 292 triliun

Turki juga bakal kehilangan 1,5 juta pelancong Saudi.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

UEA-Israel sepakati 28 kali sepekan penerbangan antara kedua negara

Emirates Airline dan Etihad Airways sudah mengumumkan bakal membuka rute penerbangan Dubai-Tel Aviv dan Abu Dhabi-Tel Aviv.

Bandar Udara Internasional Abu Dhabi di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

UEA-Israel sepakat berlakukan bebas visa

Ini menjadi kesepakatan bebas visa pertama dibuat oleh Israel dengan negara Arab.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Parlemen Kuwait sahkan undang-undang buat kurangi jumlah ekspatriat

Undang-undang pengurangan ekspatriat ini akan mengusir sekitar 800 ribu warga India, jumlahnya saat ini 1,45 juta atau 30 persen.

22 Oktober 2020

TERSOHOR