bisnis

Lima pemimpin negara bakal hadiri Forum Ekonomi Islam Dunia

Presiden Joko Widodo dijadwalkan bertemu Najib Razak, Emomali Rahmon, dan Ranil Wickremesinghe.

28 Juli 2016 13:45

Sejauh ini sudah lima pemimpin asing menyatakan bakal menghadiri pertemuan WIEF (Forum Ekonomi Islam Dunia) ke-12 akan digelar di Jakarta, 2-4 Agustus mendatang.

Dalam jumpa pers mingguan di kantornya hari ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir menjelaskan sampai sekarang lima kepala negara dan kepala pemerintahan serta delapan menteri sudah menyatakan bakal hadir. Peserta diperkirakan mencapai 250 orang.  

Kelima pemimpin asing sudah memberi konfirmasi akan datang adalah Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Presiden Tajikistan Emomali Rahmon, Presiden Guinea Alpha Conde, Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe, dan Deputi Perdana Menteri Yordania Nasir Judah.

WIEF merupakan arena dialog mengenai dunia dan bisnis Islam. "Fokus (pertemuan WIEF kali ini) terkait peran UMKM (Usaha Mikro, kecil, dan Menengah) untuk menjadi lokomotif pertumbuhan perekonomian di tengah ekonomi dunia tengah lesu," kata Arrmanatha.

Dia menambahkan di sela pertemuan itu Presiden Joko Widodo dijadwalkan bertemu Najib Razak, Emomali Rahmon, dan Ranil Wickremesinghe. Sedangkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menurut rencana bakal mengadakan pembicaraan dengan menteri perindustrian dan pertambangan Aljazair serta menteri hubungan dan kerja sama internasional Afrika Selatan.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.

Logo Saudi Binladin Group. (Arab News)

Pemerintah Arab Saudi ambil alih manajemen Binladin Group

Istidama memperoleh 36,22 persen saham Binladin Group dari tiga Bin Ladin bersaudara , yaitu Bakr, Saleh, dan Saad, ditangkap atas tudingan korupsi oleh komisi dipimpin oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.





comments powered by Disqus