bisnis

Kerugian akibat penutupan Bandar Udara Dubai US$ 330 juta

Penutupan berlangsung kemarin sejak pukul satu siang hingga jam 18.30 waktu setempat, setelah sebuah pesawat Emirates kecelakaan saat mendarat darurat.

04 Agustus 2016 15:39

Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, kemarin terpaksa ditutup setelah pesawat Emirates Airline bernomor penerbangan EK521 kecelakaan saat mendarat darurat di sana. Penutupan berlangsung selama 5,5 jam.

Emirates Airline bilang pesawat jenis Boeing 777 itu terbang dari Bandar Udara Trivandrum di Thiruvananthapuram, India, dengan mengangkut 282 penumpang dan 18 kru. Kecelakaan terjadi pukul 12.45 waktu setempat setelah lepas landas dari Trivandrum jam 10.19 waktu lokal.

Penutupan berlangsung sejak pukul satu siang hingga 18.30 waktu setempat.

Michael Rudolph, kepala regulasi dan keamanan penerbangan sipil di DCAA (Otoritas Penerbangan Sipil Dubai) bilang kalau Bandar Udara Dubai ditutup kerugian saban menit bagi perekonomian Dubai sebesar US$ 1 juta, seperti dilansir surat kabar Khaleej Times. Klaim itu dia sampaikan saat konferensi keamanan penerbangan sipil dunia April lalu.

Emirates Airline mengatakan pihaknya akan membebaskan biaya pembatalan, penerbitan kembali, dan pemesanan tiket lewat Internet kepada para penumpang sudah memesan sebelum Rabu lalu.

Sebanyak 300 penumpang dan kru pesawat Emirates nahas itu selamat. Seorang petugas kebakaran tewas saat berusaha memadamkan api membakar pesawat Emirates mengalami kecelakaan.

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Tolak layani rute Dubai-Tel Aviv, pilot Emirates Airline ditangguhkan

Emirates membuka rute Dubai-Tel Aviv bulan depan.

Deretan pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (@emirates/Twitter)

Emirates rugi Rp 48 triliun di semester pertama 2020

Maskapai asal Dubai ini mendapat suntikan dana dari pemerintah sebesar Rp 28,3 triliun.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Emirates tanggung biaya pengobatan bagi penumpangnya terinfeksi Covid-19

Sebelum muncul pandemi Covid-19 Maret lalu, Emirates - mulai beroperasi sejak Oktober 1985 - melayani 157 kota di 80 negara.

Deretan pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (@emirates/Twitter)

Jumlah karyawan Emirates dipecat bisa bertambah menjadi sembilan ribu orang

Maskapai asal Dubai ini sudah memberhentikan enam ribu staf sejak muncul pandemi Covid-19 Maret lalu.





comments powered by Disqus