bisnis

Doha memiliki kepadatan jutawan tertinggi di Timur Tengah

Di Asia, Doha di posisi ketiga setelah Hong Kong dan Singapura.

06 Agustus 2016 22:03

Ibu Kota Doha, Qatar, memiliki kepadatan jutawan tertinggi di Timur Tengah.

Penelitian dilakukan Spear's Magazine dan perusahaan konsultan kekayaan ternama WealthInsight menyebutkan dua dari tiap seratus orang di Doha berkategori miliuner.

Di tingkat Asia, Doha berada di posisi ketiga setelah Hong Kong dan Singapura.

Dengan kepadatan jutawan 2,2 persen, Doha memimpin. Diikuti Dubai, Uni Emirat Arab, (1,2 persen) dan menempati peringkat kesebelas di Asia. Lalu ada Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, (1,1 persen) pada posisi ke-13, dan Riyadh di rangking ke-20 dengan kepadatan jutawan 0,4 persen.   

"Doha mempunyai kepadatan jutawan paling tinggi di Timur Tengah, terutama karena faktor pendapatan minyak dan gas," kata Oliver Williams dari WealthInsight. "Dengan terus menguapnya kekayaan negara-negara Arab Teluk seiring melorotnya harga minyak, kota-kota pebisnis seperti Tel Aviv, bisa mengambil alih posisi mereka."

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Arab Saudi alami defisit Rp 160 triliun di kuartal ketiga 2020

Secara keseluruhan, pendapatan Saudi dari bidang di luar minyak meroket hingga 63 persen ketimbang tahun lalu.

Rumah Sakit Hadassah di Ain Karim, Israel. (oliver fittousi/haaretz)

Rumah sakit ternama di Israel akan buka cabang di Dubai

Hadassah Medical Center adalah rumah sakit terbesar keenam di Israel.

Gambar kartun diyakini banyak orang sebagai sosok Nabi Muhammad dimuat di surat kabar terbitan Tepi Barat, Al-Hayat al-Jadida, Ahad, 1 Februari 2015. (al-hayat al-jadida)

Hina nabi boikot Prancis

Macron menyokong hak Charlie Hebdo mempublikasikan kembali kartun hina nabi setelah tindakan serupa pada 2006, 2011, dan 2012.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Delegasi Sudan dan Israel akan bertemu bahas kerjasama perdagangan dan pertanian

Ahad lalu, pemerintah Sudan telah menerima hibah 67 ribu ton tepung gandum dari Uni Emirat Arab





comments powered by Disqus