bisnis

Mesir sepakati lima kontrak eksplorasi minyak dan gas

Empat kesepakatan pengeboran dan produksi dengan perusahaan asing itu untuk blok di lepas pantai Mediterania, yakni antara perusahaan gas negara EGAS dengan British Petroleum, Eni, Total, dan Edison.

11 Agustus 2016 06:02

Menteri Perminyakan Mesir Tarik al-Mulla kemarin bilang pemerintahnya telah menyepakati lima kontrak pengeboran dan eksplorasi minyak serta gas dengan empat perusahaan asing dan satu perusahaan lokal.

Mesir, dulunya negara pengekspor minyak, kini menjadi importir murni karena melorotnya produksi minyak dan gas mereka serta meningkatnya konsumsi dalam negeri. Negara Nil ini berupaya mempercepat produksi setelah ditemukan sumber minyak dan gas baru.

Empat kesepakatan pengeboran dan produksi dengan perusahaan asing itu untuk blok di lepas pantai Mediterania, yakni antara perusahaan gas negara EGAS dengan British Petroleum, Eni, Total, dan Edison. Satu kontrak lainnya untuk pengeboran minyak di Teluk Suez, antara EGPC dan perusahaan lokal Trident Petroleum.

Mesir saat ini menghasilkan sekitar 3,9 miliar kaki kubik gas sehari dan mengimpor 1,1 miliar kaki kubik gas per hari.

Kantor pusat Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (Al-Arabiya)

Cadangan minyak UEA naik jadi 111 miliar barel

UEA adalah negara dengan cadangan minyak terbesar keenam di dunia dan cadangan gas alam terbanyak ketujuh sejagat.

Bursa saham Arab Saudi atau Tadawul. (Mubasher)

Saudi Tadawul Group tetapkan harga sahamnya 105 riyal per lembar untuk IPO

Saudi Tadawul Group berencana menjual 30 persen sahamnya atau sebanyak 36 juta lembar.

Proyek pembangunan Hotel the David Kempinski di Ibu Kota Tel Aviv, Israel dan direncanakan beroperasi pada Februari 2022. (Courtesy)

Tel Aviv kota dengan biaya hidup termahal sejagat

Dalam hal minuman beralkohol dan transportasi, Tel Aviv menjadi kota termahal kedua, kelima untuk layanan kesehatan, dan paling mahal keenam buat pelesir.   

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah. (Iraqi News)

Hizbullah gelontorkan dana subsidi Rp 144 miliar untuk BBM di Libanon

Hizbullah telah mengimpor 30 juta BBM dari Iran.





comments powered by Disqus