bisnis

Mesir sepakati lima kontrak eksplorasi minyak dan gas

Empat kesepakatan pengeboran dan produksi dengan perusahaan asing itu untuk blok di lepas pantai Mediterania, yakni antara perusahaan gas negara EGAS dengan British Petroleum, Eni, Total, dan Edison.

11 Agustus 2016 13:02

Menteri Perminyakan Mesir Tarik al-Mulla kemarin bilang pemerintahnya telah menyepakati lima kontrak pengeboran dan eksplorasi minyak serta gas dengan empat perusahaan asing dan satu perusahaan lokal.

Mesir, dulunya negara pengekspor minyak, kini menjadi importir murni karena melorotnya produksi minyak dan gas mereka serta meningkatnya konsumsi dalam negeri. Negara Nil ini berupaya mempercepat produksi setelah ditemukan sumber minyak dan gas baru.

Empat kesepakatan pengeboran dan produksi dengan perusahaan asing itu untuk blok di lepas pantai Mediterania, yakni antara perusahaan gas negara EGAS dengan British Petroleum, Eni, Total, dan Edison. Satu kontrak lainnya untuk pengeboran minyak di Teluk Suez, antara EGPC dan perusahaan lokal Trident Petroleum.

Mesir saat ini menghasilkan sekitar 3,9 miliar kaki kubik gas sehari dan mengimpor 1,1 miliar kaki kubik gas per hari.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Sejumlah pekerja membersihkan pelataran Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Biaya haji tahun ini Rp 35,2 juta

Sama dengan ongkos haji tahun lalu.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

Perusahaan UEA beli tiga ton emas dari Venezuela

Pembelian itu dilakukan pada 21 Januari lalu.

Mata uang riyal Arab Saudi. (Arab News)

Bank sentral Saudi dan UEA akan bikin mata uang digital bersama

Mata uang digital diberi nama Abir itu rencananya keluar pada kuartal terakhir tahun ini.





comments powered by Disqus