bisnis

Iran bakal izinkan impor iPhone

Iran tengah dalam proses mendata telepon-telepon seluler untuk pertama kali.

13 Agustus 2016 21:55

Iran berencana mengizinkan perusahaan-perusahaan lokal mengimpor iPhone untuk pertama kali. Langkah ini ditempuh buat memberantas penyelundupan produk-produk Apple ke negara Mullah itu.

Kementerian Perdagangan Iran telah meminta izin sembilan perusahaan Iran dari Organisasi Promosi Perdagangan di negara itu buat mengimpor iPhone, seperti dilansir kantor berita Tasnim Kamis lalu.

Toko-toko Apple tidak resmi sudah lazim di pusat-pusat belanja kelas atas di Ibu Kota Teheran, Iran. Banyak anak muda dan penduduk tajir di negeri Persia ini menggunakan iPhone keluaran terbaru.

Teheran selama ini dipandang menutup mata terhadap penyelundupan besar-besaran telepon cerdas dan produk-produk lainnya dari Barat. Namun Tasnim melaporkan dalam dua bulan belakangan, Iran giat menyisir pasar gelar produk asing sehingga harga iPhone merangkak naik.

Kantor berita berafiliasi dengan pemerintah Iran itu menyebutkan Iran tengah dalam proses mendata telepon-telepon seluler untuk pertama kali, sebagai bagian dari kebijakan memerangi penyelundupan. Nantinya hanya telepon-telepon diimpor resmi bisa dipakai di Iran jika sistem pendataan beres dalam beberapa pekan mendatang.

Kantor pusat Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (Al-Arabiya)

Cadangan minyak UEA naik jadi 111 miliar barel

UEA adalah negara dengan cadangan minyak terbesar keenam di dunia dan cadangan gas alam terbanyak ketujuh sejagat.

Bursa saham Arab Saudi atau Tadawul. (Mubasher)

Saudi Tadawul Group tetapkan harga sahamnya 105 riyal per lembar untuk IPO

Saudi Tadawul Group berencana menjual 30 persen sahamnya atau sebanyak 36 juta lembar.

Proyek pembangunan Hotel the David Kempinski di Ibu Kota Tel Aviv, Israel dan direncanakan beroperasi pada Februari 2022. (Courtesy)

Tel Aviv kota dengan biaya hidup termahal sejagat

Dalam hal minuman beralkohol dan transportasi, Tel Aviv menjadi kota termahal kedua, kelima untuk layanan kesehatan, dan paling mahal keenam buat pelesir.   

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah. (Iraqi News)

Hizbullah gelontorkan dana subsidi Rp 144 miliar untuk BBM di Libanon

Hizbullah telah mengimpor 30 juta BBM dari Iran.





comments powered by Disqus