bisnis

Iran bakal izinkan impor iPhone

Iran tengah dalam proses mendata telepon-telepon seluler untuk pertama kali.

14 Agustus 2016 04:55

Iran berencana mengizinkan perusahaan-perusahaan lokal mengimpor iPhone untuk pertama kali. Langkah ini ditempuh buat memberantas penyelundupan produk-produk Apple ke negara Mullah itu.

Kementerian Perdagangan Iran telah meminta izin sembilan perusahaan Iran dari Organisasi Promosi Perdagangan di negara itu buat mengimpor iPhone, seperti dilansir kantor berita Tasnim Kamis lalu.

Toko-toko Apple tidak resmi sudah lazim di pusat-pusat belanja kelas atas di Ibu Kota Teheran, Iran. Banyak anak muda dan penduduk tajir di negeri Persia ini menggunakan iPhone keluaran terbaru.

Teheran selama ini dipandang menutup mata terhadap penyelundupan besar-besaran telepon cerdas dan produk-produk lainnya dari Barat. Namun Tasnim melaporkan dalam dua bulan belakangan, Iran giat menyisir pasar gelar produk asing sehingga harga iPhone merangkak naik.

Kantor berita berafiliasi dengan pemerintah Iran itu menyebutkan Iran tengah dalam proses mendata telepon-telepon seluler untuk pertama kali, sebagai bagian dari kebijakan memerangi penyelundupan. Nantinya hanya telepon-telepon diimpor resmi bisa dipakai di Iran jika sistem pendataan beres dalam beberapa pekan mendatang.

Rumah Sakit Hadassah di Ain Karim, Israel. (oliver fittousi/haaretz)

Rumah sakit ternama di Israel akan buka cabang di Dubai

Hadassah Medical Center adalah rumah sakit terbesar keenam di Israel.

Gambar kartun diyakini banyak orang sebagai sosok Nabi Muhammad dimuat di surat kabar terbitan Tepi Barat, Al-Hayat al-Jadida, Ahad, 1 Februari 2015. (al-hayat al-jadida)

Hina nabi boikot Prancis

Macron menyokong hak Charlie Hebdo mempublikasikan kembali kartun hina nabi setelah tindakan serupa pada 2006, 2011, dan 2012.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Delegasi Sudan dan Israel akan bertemu bahas kerjasama perdagangan dan pertanian

Ahad lalu, pemerintah Sudan telah menerima hibah 67 ribu ton tepung gandum dari Uni Emirat Arab

Restoran McDonald's di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (CNN)

Agar tidak diboikot di Saudi, burger merek Turki diganti jadi label Yunani

Perselisihan Saudi-Turki kian meruncing setelah kasus pembunuhan Jamal Khashoggi.





comments powered by Disqus