bisnis

Iran bakal izinkan impor iPhone

Iran tengah dalam proses mendata telepon-telepon seluler untuk pertama kali.

14 Agustus 2016 04:55

Iran berencana mengizinkan perusahaan-perusahaan lokal mengimpor iPhone untuk pertama kali. Langkah ini ditempuh buat memberantas penyelundupan produk-produk Apple ke negara Mullah itu.

Kementerian Perdagangan Iran telah meminta izin sembilan perusahaan Iran dari Organisasi Promosi Perdagangan di negara itu buat mengimpor iPhone, seperti dilansir kantor berita Tasnim Kamis lalu.

Toko-toko Apple tidak resmi sudah lazim di pusat-pusat belanja kelas atas di Ibu Kota Teheran, Iran. Banyak anak muda dan penduduk tajir di negeri Persia ini menggunakan iPhone keluaran terbaru.

Teheran selama ini dipandang menutup mata terhadap penyelundupan besar-besaran telepon cerdas dan produk-produk lainnya dari Barat. Namun Tasnim melaporkan dalam dua bulan belakangan, Iran giat menyisir pasar gelar produk asing sehingga harga iPhone merangkak naik.

Kantor berita berafiliasi dengan pemerintah Iran itu menyebutkan Iran tengah dalam proses mendata telepon-telepon seluler untuk pertama kali, sebagai bagian dari kebijakan memerangi penyelundupan. Nantinya hanya telepon-telepon diimpor resmi bisa dipakai di Iran jika sistem pendataan beres dalam beberapa pekan mendatang.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Sejumlah pekerja membersihkan pelataran Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Biaya haji tahun ini Rp 35,2 juta

Sama dengan ongkos haji tahun lalu.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

Perusahaan UEA beli tiga ton emas dari Venezuela

Pembelian itu dilakukan pada 21 Januari lalu.

Mata uang riyal Arab Saudi. (Arab News)

Bank sentral Saudi dan UEA akan bikin mata uang digital bersama

Mata uang digital diberi nama Abir itu rencananya keluar pada kuartal terakhir tahun ini.





comments powered by Disqus