bisnis

Pelancong Arab Saudi paling boros

Data Bank Dunia menunjukkan seluruh turis dari negara Kabah itu pada 2014 membelanjakan US$ 21,1 miliar.

15 Agustus 2016 11:43

Dari enam negara Arab Teluk, para pelancong dari Arab Saudi paling boros menghabiskan fulus saat pelesiran ke luar negeri.

Enam negara Arab Teluk tergabung dalam organisasi GCC (Dewan Kerja Sama Teluk) itu adalah Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Oman.  

Data Bank Dunia menunjukkan seluruh turis dari negara Kabah itu pada 2014 membelanjakan US$ 21,1 miliar. Menurut Bank Dunia, wisatawan dari Arab Saudi termasuk dalam 20 negara paling banyak menghamburkan duit ketika berlibur di negara lain.

Pelancong dari UEA menyusul di posisi kedua dengan menghabiskan US$ 17,7 miliar. Diikuti Qatar (US$ 12,87 miliar), Kuwait (US$ 12,28 miliar), Oman (US$ 2,3 miliar), dan Bahrain (US$ 864 juta).

Sedangkan dari segi pendapatan negara di sektor wisata, UEA meraup fulus terbanyak, yakni US$ 14 miliar setahun. Disusul Qatar (US$ 10,6 miliar), Arab Saudi (US$ 9,3 miliar), Mesir (US$ 8 miliar), Yordania (US$ 5,5 miliar), dan Tunisia (US$ 3 miliar)

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

24 April 2019

TERSOHOR