bisnis

Arab Saudi akan izinkan investor institusi asing beli saham saat IPO

Masuknya modal asing buat memperlancarkan banyak IPO perusahaan besar di Bursa Saudi.

20 Agustus 2016 16:00

Arab Saudi bakal mengizinkan investor institusi asing membeli saham saat IPO (penjualan saham perdana).

CMA (Otoritas Pasar Modal) Arab Saudi mengeluarkan kebijakan itu Kamis lalu. Namun aturan ini baru berlaku awal tahun depan.

Kebijakan ini merupakan upaya negara Kabah itu menggaet modal luar negeri. Sebelumnya CMA hanya membolehkan institusi asing membeli saham langsung ketika IPO kasus per kasus saja, meski mereka bisa berpartisipasi secara tidak langsung lewat perusahaan setempat.

Dalam lima tahun ke depan, beragam perusahaan Arab Saudi bakal diswastanisasi, termasuk Saudi Aramco. Perusahaan minyak dan gas terbesar di dunia ini dijadwalkan melakukan IPO lima persen sahamnya tahun depan, diperkirakan senilai US$ 2 triliun.

Dengan nilai kapitalisasi cuma US$ 380 miliar, Bursa Saudi terlalu kecil untuk menyarap banyak IPO perusahaan besar. Jadi masuknya modal asing bisa menjadi kunci untuk melancarkan IPO tersebut.

Kantor pusat Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (Al-Arabiya)

Cadangan minyak UEA naik jadi 111 miliar barel

UEA adalah negara dengan cadangan minyak terbesar keenam di dunia dan cadangan gas alam terbanyak ketujuh sejagat.

Bursa saham Arab Saudi atau Tadawul. (Mubasher)

Saudi Tadawul Group tetapkan harga sahamnya 105 riyal per lembar untuk IPO

Saudi Tadawul Group berencana menjual 30 persen sahamnya atau sebanyak 36 juta lembar.

Proyek pembangunan Hotel the David Kempinski di Ibu Kota Tel Aviv, Israel dan direncanakan beroperasi pada Februari 2022. (Courtesy)

Tel Aviv kota dengan biaya hidup termahal sejagat

Dalam hal minuman beralkohol dan transportasi, Tel Aviv menjadi kota termahal kedua, kelima untuk layanan kesehatan, dan paling mahal keenam buat pelesir.   

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah. (Iraqi News)

Hizbullah gelontorkan dana subsidi Rp 144 miliar untuk BBM di Libanon

Hizbullah telah mengimpor 30 juta BBM dari Iran.





comments powered by Disqus