bisnis

UEA tawarkan deposit US$ 1 miliar kepada Mesir

UEA dan Arab Saudi memang sudah menjanjikan dana bantuan US$ 4,5 miliar, namun belum ada yang terwujud.

23 Agustus 2016 06:09

Uni Emirat Arab setuju memberikan deposit US$ 1 miliar kepada Bank Sentral Mesir untuk masa enam tahun, seperti dilansir kantor berita resmi WAM kemarin.

Kesepakatan itu ditandatangani oleh Direktur Jenderal ADFD (Dana Pembangunan Abu Dhabi) Muhammad Saif as-Suwaidi dan Gubernur Bank Sentral Mesir Tarik Amir.

Mesir sebelumnya juga sudah sepakat bakal menerima deposit US$ 2 miliar dari Arab Saudi. Kedua negara Arab Teluk itu memang sudah menjanjikan dana bantuan US$ 4,5 miliar, namun belum ada yang terwujud.

Kairo bulan ini juga meneken perjanjian awal dengan IMF (Dana Moneter Internasional) untuk memperoleh pinjaman US$ 12 miliar, bakal dipakai buat mengurangi defisit dan menyeimbangkan pasar uang. Tapi hal ini masih harus mendapat persetujuan dari direksi IMF.

Perekonomian Mesir melorot setelah Revolusi 2011 menumbangkan Presiden Husni Mubarak. Ketidakstabilan politik dan keamanan telah mengakibatkan investasi asing dan para pelancong lari.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Sejumlah pekerja membersihkan pelataran Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Biaya haji tahun ini Rp 35,2 juta

Sama dengan ongkos haji tahun lalu.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

Perusahaan UEA beli tiga ton emas dari Venezuela

Pembelian itu dilakukan pada 21 Januari lalu.

Mata uang riyal Arab Saudi. (Arab News)

Bank sentral Saudi dan UEA akan bikin mata uang digital bersama

Mata uang digital diberi nama Abir itu rencananya keluar pada kuartal terakhir tahun ini.





comments powered by Disqus