bisnis

Arab Saudi akan bangun dua jembatan baru ke Bahrain dan Qatar

Panjangnya 40 kilometer dan 25 kilometer.

24 Agustus 2016 06:37

Arab Saudi bakal membangun dua jembatan menghubungkan negara Kabah itu dengan Bahrain dan Qatar dalam waktu dekat.

"Salah satu dari dua jembatan itu, panjangnya 40 kilometer, diperkirakan dibangun antara Al-Ahsa dan Bahrain," kata Sekretaris Provinsi Al-Ahsa Adil bin Muhammad al-Malham. Jembatan itu berjarak seratus kilometer dari Jembatan Raja Fahad dan 380 kilometer dari Riyadh."

Dia bilang satu jembatan lagi akan dibangun menghubungkan Al-Ahsa dengan Qatar panjangnya 25 kilometer. "Jembatan ini akan berjarak 70 kilometer dari jembatan Al-Ahsa-Bahrain telah direncanakan dan 425 kilometer dari Riyadh," ujar Malham dalam presentasi telah dia sampaikan dalam konferensi antar provinsi negara Arab Teluk kesembilan di Qatar, menyoroti masa depan visi pembangunan untuk kerja sama antara Arab Saudi dan lima negara Arab Teluk lainnya.

Malham menjelaskan visi itu berisi beragam elemen, termasuk jembatan besi Arab, Poros Teluk Arab, akses Salwa dengan Qatar, akses Al-Batha dengan Uni Emirat Arab, akses Syaibah dengan Oman, rencana pembangunan pelabuhan Al-Aqir, pelabuhan Ras Abu Qamis, Bandar Udara Internasional Ahsa, pelabuhan di Al-Batha dan Al-Aqir.

Menteri Transportasi dan Telekomunikasi Bahrain Kamal bin Ahmad mengungkapkan jembatan kedua Saudi-Bahrain bakal dibangun itu akan meliputi jalan dan rel kereta.

Syekh Mansur bin Zayid an-Nahyan, pemilik Manchester City. (Luxatic)

Pemilik Manchester City pasok daging sapi ke Israel

Sampai 2012, perusahaan kepunyaan Syekh Mansur itu merupakan pemasok tunggal daging sapi ke Israel.

Pompa bensin ADNOC. (Gulf Business)

ADNOC buka pompa bensin pertama di Arab Saudi

Arab Saudi memberikan izin operasi bagi ADNOC April lalu.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi berlakukan sistem jalan tol mulai 2020

Dubai menjadi satu-satunya wilayah di kawasan Arab Teluk menerapkan sistem jalan tol.

Dermaga kapal tanker Nakilat-Keppel di ladang gas Ras Laffan, Qatar. (arabianoilandgas.com)

Qatar akan keluar dari OPEC pada 1 Januari 2019

Negara Arab supertajir ini ingin berfokus untuk meningkatkan produksi gasnya dari 77 juta ton menjadi seratus juta ton per tahun.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Pemilik Manchester City pasok daging sapi ke Israel

Sampai 2012, perusahaan kepunyaan Syekh Mansur itu merupakan pemasok tunggal daging sapi ke Israel.

10 Desember 2018

TERSOHOR