bisnis

IMF setujui pinjaman US$ 732 juta buat Yordania

pinjaman dari IMF itu akan dipakai buat mengurangi utang pemerintah Yordania, berjumlah 77 persen dari total produk domestik bruto (PDB) paling lambat 2021, dari rasio utang saat ini 94 persen dari PDB.

25 Agustus 2016 10:30

IMF (Dana Moenter Internasional) telah menyetujui pemberian pinjaman sebesar US$ 732 juta kepada pemerintah Yordania. Pinjaman berjangka tiga tahun ini bakal digunakan buat menyokong reformasi ekonomi dan keuangan, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi negara Arab itu.

Lewat keterangan tertulis kemarin, IMF bilang US$ 72,3 juta dari total pinjaman mesti dilunasi segera, sedangkan sisanya dibayarkan sesuai masa berlaku utang.

Sesuai kesepakatan, pinjaman dari IMF itu akan dipakai buat mengurangi utang pemerintah Yordania, berjumlah 77 persen dari total produk domestik bruto (PDB) paling lambat 2021, dari rasio utang saat ini 94 persen dari PDB.  

Utang Yordania melonjak hingga hampir sepertiga dari US$ 32 miliar cadangan devisa akibat kelesuan ekonomi, sehingga pendapatan negara dan bantuan asing berkurang.

IMF bilang Yordania mesti meningkatkan tingkat persaingan untuk memacu pertumbuhan ekonomi, lemah lantaran ketidakstabilan di kawasan Timur Tengah telah merusak sentimen investor, menurunkan ekspor dan pendapatan dari sektor wisata, serta meningkatkan jumlah pengangguran.

CEO MUbadala Petroleum Bakhit al-Katiri. (Arabian Business)

Mubadala Petroleum kuasai 20 persen saham di dua ladang gas di Indonesia

Mubadala Petroleum akan menjadi operator terbesar di Blok Andaman I dan Blok Andaman Selatan

Pompa bensin di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi naikkan harga bensin

IMF pernah memperkirakan Saudi tidak lagi mengalami defisit pada 2023.

Ibu Kota Muskat, Oman. (Arabian Business)

IMF desak Oman segera berlakukan VAT

Defisit Oman tahun lalu diperkirakan sembilan persen, turun dari 13,9 persen pada 2017.

Presiden Bursa Berlian Israel Yoram Dvash berpose bareng Mufti Hamka, pengusaha dari Indonesia. (Israel Diamond Exchange)

Delegasi pebisnis Indonesia kunjungi Bursa Berlian Israel

Awal bulan ini, Presiden Bursa Berlian Dubai Ahmad bin Sulayim juga datang menghadiri pertemuan Forum Berlian Dunia sekaligus mengunjungi Bursa Berlian Israel.





comments powered by Disqus