bisnis

Irak minta perusahaan asing naikkan produksi dan ekspor minyak serta gas alam

Produksi minyak mentah Irak tahun ini mencapai puncaknya Januari lalu, yakni 4,51 juta barel sehari, namun turun menjadi 4,36 juta barel per hari bulan lalu.

25 Agustus 2016 11:23

Menteri Perminyakan Irak Jabal Ali al-Luaibi Selasa lalu meminta perusahaan-perusahaan asing beroperasi di negara itu meningkatkan produksi dan ekspor minyak serta gas alam untuk memaksimalkan pendapatan negara.

Permintaan Luaibi ini disampaikan menjelang pertemuan OPEC (Negara-negara pengekspor Minyak) di Aljazair bulan depan.  

Juru bicara Kementerian Perminyakan Irak Asim Jihad mengungkapkan Luaibi telah mengadakan pertemuan di Ibu Kota Baghdad dengan perwakilan dari seluruh perusahaan asing beroperasi di negara Dua Sungai itu.

"Menteri (Luaibi) telah menegaskan kembali dukungan terhadap kegiatan perusahaan-perusahaan internasional untuk memompa tingkat produksi dan ekspor minyak mentah serta gas alam," kata Jihad.

Produksi minyak mentah Irak tahun ini mencapai puncaknya Januari lalu, yakni 4,51 juta barel sehari, namun turun menjadi 4,36 juta barel per hari bulan lalu.

Pompa bensin ADNOC. (Gulf Business)

ADNOC buka pompa bensin pertama di Arab Saudi

Arab Saudi memberikan izin operasi bagi ADNOC April lalu.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi berlakukan sistem jalan tol mulai 2020

Dubai menjadi satu-satunya wilayah di kawasan Arab Teluk menerapkan sistem jalan tol.

Ladang minyak di Kirkuk, utara Irak. (Rudaw)

Irak tahun depan alokasikan 67 persen penjualan minyaknya ke Asia

Saat ini 60 persen dari ekspor minyak Irak ke Asia.

Perusahaan minyak asing beroperasi di Irak. (Al-Jazeera)

Irak punya cadangan minyak 300 miliar barel

Irak tahun lalu menaikkan prediksi soal cadangan minyak menjadi 153 miliar barel dari estimasi sebelumnya sebesar 143 miliar barel.





comments powered by Disqus