bisnis

Falih sebut Saudi bertanggung jawab besar buat penuhi permintaan minyak dunia

Arab Saudi bulan lalu memompa 10,67 juta barel minyak per hari dan memiliki kapasitas produksi 12,5 juta barel tiap hari, sehingga mampu menggenjot produksi jika terjadi kelangkaan pasokan.

01 September 2016 02:14

Menteri Eenergi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih menegaskan negaranya tidak menargetkan produk minyak mentah. Dia bilang produksi emas hitam Saudi berdasarkan kebutuhan konsumen.

"Produksi minyak Arab Saudi untuk memenuhi permintaan konsumen di luar negeri dan domestik," kata Falih kemarin dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi Al-Arabiya, di sela lawatannya ke Cina. "Kebijakan produksi minyak Saudi untuk memenuhi tanggung jawab besar buat memenuhi kebutuhan dunia."

Meski harga minyak melorot sejak pertengahan 2014, Falih mengatakan permintaan akan minyak tidak mencemaskan. Dia menyebut permintaan minyak dari Cina sangat sehat.  

Falih menambahkan dua kilang baru di Arab Saudi telah beroperasi penuh, yakni kilang Yanbu berkapasitas 400 ribu barel minyak sehari dan kilang di Jubail, berkapasitas sama dengan sebelumnya.

Arab Saudi bulan lalu memompa 10,67 juta barel minyak per hari dan memiliki kapasitas produksi 12,5 juta barel tiap hari, sehingga mampu menggenjot produksi jika terjadi kelangkaan pasokan.

Falih ikut dalam kunjungan resmi Arab Saudi dipimpin Wakil Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman. Lawatan ini untuk meningkatkan hubungan kedua negara.

CEO Saudi Aramco Amin Nasir. (Saudi Gazette)

Aramco raup laba Rp 434 triliun di kuartal ketiga tahun ini

Raihan laba itu lebih dari dua kali lipat ketimbang perolehan laba di periode serupa tahun lalu, yakni US$ 11,8 miliar.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Saudi akan rampungkan proyek penambahan kapasitas produksi satu juta barel pada 2027

Aramco berencana memperluas bisnis perdagangan minyaknya menjadi delapan juta barel tiap hari dalam lima tahun mendatang.

Seorang pengendara mobil  di Arab Saudi sedang mengisi bensin. (Saudi Gazette)

Raja Salman tetapkan harga maksimum bensin mulai kemarin

Ini kali pertama Saudi menetapkan kembali harga tertinggi bensin sejak negeri Dua Kota Suci ini meliberalisasi tarifnya mengikuti harga pasar global.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Saudi pemasok minyak terbesar bagi Cina dalam tujuh bulan terakhir

Pasokan minyak dari negara Kabah itu buat Cina bulan ini bakal melorot.





comments powered by Disqus