bisnis

UEA berlakukan undang-undang kepailitan

Beleid ini dipercaya membikin daya tarik investasi di UEA makin kuat.

05 September 2016 20:32

Uni Emirat Arab (UEA) mulai memberlakukan undang-undang kepailitan setelah kabinet negara Arab Teluk ini kemarin menyetujui rancangan beleid itu.

"Hari ini (kemarin), kami menyetujui rancangan akhir undang-undang kepailitan," kata Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Wakil Presiden sekaligus Perdana Menteri UEA, lewat akun Twitternya. "Beleid ini untuk meningkatkan daya tarik investasi di UEA dan memfasilitasi bisnis."

Undang-undang baru ini memberi jalan bagi perusahaan tengah terpuruk untuk melakukan restrukturisasi, sesuatu selama ini tidak bisa dilakoni di UEA. Berdasarkan hukum berlaku sebelumnya, jika sebuah perusahaan tidak mampu melunasi utang, pemiliknya bisa dipenjara.

Lembaga-lembaga industri, termasuk Federasi Bank UEA, mengaku sudah melobi bertahun-tahun agar pemerintah menerapkan undang-undang kepailitan. Mereka beralasan tidak adanya beleid semacam itu menghalangi pertumbuhan usaha kecil menjadi kelas menengah.

Sepekan sebelumnya, Menteri Ekonomi UEA Sultan Said al-Mansyuri bilang rancangan beleid kepailitan bakal selesai akhir tahun ini.

Dalam keterangan tertulis dilansir kantor berita resmi WAM, CEO Abu Dhabi Securities Exchange (ADX) Rasyid al-Balusyi mengatakan pemberlakukan beleid kepailitan tersebut pas waktunya dengan kondisi perkeonomian sekarang. Dia yakin undang-undang ini membuat daya tarik investasi di UEA kian kuat.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

UEA tahun depan berlakukan cukai atas minuman mengandung gula dan rokok elektrik

UEA sudah menerapkan cukai atas produk merusak kesehatan dan lingkungan sejak 2017.

Bangunan terjangkung sejagat Burj Khalifah, berlokasi di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Tarif beriklan di dinding luar Burj Khalifah minimum Rp 970 juta

Huawei dan Walt Disney pernah beriklan di dinding luar Burj Khalifah.

Konglomerat Dubai, Khalaf al-Habtur. (Gulf Business)

Konglomerat Dubai minta larangan penggunaan Skype di UEA dicabut

Al-Habtur September tahun lalu juga mendesak larangan pemakaian telepon WhatsApp di UEA dicabut.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco raup pendapatan bersih Rp 668 triliun di semester pertama tahun ini

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman pernah bilang IPO Aramco akan dilakukan paling lambat tahun depan atau awal 2021.





comments powered by Disqus