bisnis

Raja Salman ke Indonesia bulan depan

Arab Saudi menyasar tiga sektor untuk melakukan investasi besar-besaran di Indonesia.

14 September 2016 22:33

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman sekaligus pelaksana tugas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Luhut Binsar Pandjaitan hari ini bilang Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz kemungkinan besar melawat ke Indonesia bulan depan.

"Insya Allah Oktober," kata Luhut kepada wartawan di kompleks Dewan Perwakilan Rakyat di Jakarta. Namun dia belum bisa memastikan tanggalnya.

Luhut menambahkan tim dikirim ke Arab Saudi untuk membahas rencana investasi negara Kabah itu di Indonesia sudah pulang. Tapi dia mengaku belum mengetahui hasil kunjungan tim itu karena belum mendapat laporan.

Arab Saudi menyasar tiga sektor untuk melakukan investasi besar-besaran di Indonesia. Hal ini terungkap dalam pertemuan Senin pekan lalu antara Presiden Joko Widodo dan Wakil Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Hotal Dahua Boutique, Hangzhou, Cina.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan ketiga sektor disasar Arab Saudi untuk investasi besar-besaran di Indonesia itu adalah kilang minyak, rumah murah, dan wisata. "Mereka menyebutnya mega investasi," kata Retno, seperti dilansir siaran pers kantor Sekretariat Presiden. 

Istana milik Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz di Tangier, Maroko. (Maghreb Daily News)

Puluhan ribu pekerja Binladin Group dikerahkan untuk bangun istana Raja Salman

Pembangunan istana itu selesai 1 Agustus lalu dan sudah digunakan Raja Salman buat liburan musim panas.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Saudi Gazette)

Pegawai negeri dan tentara Saudi dapat hibah seribu riyal buat atasi beban hidup

Raja Salman juga memutuskan memberi bonus lima ribu riyal kepada semua tentara bertugas di perbatasan Yaman.

Wakil Presiden Jusuf Kalla melepas keberangkatan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ke Brunei Darussalam di Bandar Udara Halim Perdana kusuma, Jakarta, 4 Maret 2017. (TMW)

Raja Salman hidupkan lagi tunjangan dan bonus bagi pegawai negeri

Pembayarannya diakumulasi dan berlaku surut.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Presiden kecewa dengan lawatan Raja Salman karena investasi diberikan Saudi kecil

Joko Widodo kecewa karena Indonesia mendapat investasi 89 triliun, sedangkan Cina sekitar Rp 870 triliun. Dia bilang akan menelepon Raja Salman dan putranya untuk meminta tambahan investasi Saudi di Indonesia.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Pemilik Manchester City pasok daging sapi ke Israel

Sampai 2012, perusahaan kepunyaan Syekh Mansur itu merupakan pemasok tunggal daging sapi ke Israel.

10 Desember 2018

TERSOHOR