bisnis

Amerika izinkan penjualan Boeing dan Airbus ke Iran

Izin itu diberikan buat 80 pesawat Boeing dan 17 dari 118 Airbus di tahap awal.

22 September 2016 11:10

Departemen Keuangan Amerika Serikat kemarin akhirnya mengizinkan penjualan Boeing dan Airbus ke Iran, tengah memerlukan armada pesawat penumpang baru setelah sanksi ekonomi atas negara Mullah itu dicabut Januari tahun ini.

Keputusan itu bukan sekadar memberi lampu hijau bagi dua pabrik pesawat raksasa itu buat mengekspor produk mereka ke Iran, namun pengusaha dan politisi dari negeri Persia ini juga boleh berhubungan dengan masyarakat internasional secara leluasa.

Seorang juru bicara Boeing membenarkan izin dikeluarkan itu untuk 80 pesawat ke Iran Air, maskapai milik pemerintah Iran. Terdiri dari 46 Boeing 737, 30 Boeing 777, dan empat Boeing 747.  

Justin Dubon, juru bicara Airbus di Toulouse, Prancis, juga memberi konfirmasi untuk tahap awal pihaknya dibolehkan mengirim 17 dari 118 pesawat penumpang pesanan Iran, mulai dari pesawat berlorong tunggal hingga Airbus A380 berkapasitas 555 tempat duduk.

Pemesanan Iran atas 216 pesawat penumpang dari Boeing dan Airbus itu senilai US$ 50 miliar. "Mulai sekarang, kita bakal mempunyai pesawat aman," kata Presiden Iran Hasan Rouhani Januari lalu, setelah kesepakatan damai dengan enam negara paling berpengaruh di dunia, termasuk Amerika, mulai berlaku.

Menurut Departemen Keuangan Amerika, izin ini diberikan dengan sejumlah syarat ketat buat memastikan pesawat itu dipakai buat kebutuhan komersial, bukan untuk dijual lagi atau dipindahtangankan kepada pihak lain.  

Namun belum diketahui bagaimana Iran bakal membayar semua pesanan psawatnya itu.

Pesawat milik maskapai Iran Air di Bandar Udara Internasional Imam Khomeini di Ibu Kota Teheran, Iran, 6 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Boeing tidak akan kirim 110 pesawat pesanan Iran

Nilainya sekitar US$ 20 miliar.

Pesawat Aseman Airlines asal Iran. (Commons.Wikimedia)

Aseman Airlines asal Iran teken perjanjian final untuk membeli 30 Boeing 737

Total pesawat akan dibeli 60 senilai US$ 3 miliar.

Pesawat milik maskapai Iran Air di Bandar Udara Internasional Imam Khomeini di Ibu Kota Teheran, Iran, 6 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Iran Air teken kontrak pembelian 20 ATR

Sesuai kesepakatan, IranAir juga bisa menambah lagi pesanan 20 pesawat ATR.

Pesawat Aseman Airlines. (Wikimedia Commons)

Maskapai Iran teken kontrak pembelian 30 pesawat Boeing seharga US$ 3 miliar

Uni Eropa Desember tahun lalu melarang Aseman terbang di wilayah udara mereka karena tidak memenuhi standar keamanan internasional.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Aktivis Saudi serukan boikot semua produk Turki

Para aktivis Arab Saudi itu menegaskan kampanye boikot produk Turki ini untuk menghukum Erdogan lantaran terlalu mencampuri urusan dalam negeri Saudi.

18 Desember 2018

TERSOHOR