bisnis

90 pengusaha Saudi bakal hadiri Trade Expo Indonesia

Nilai perdagangan bilateral Indonesia-Arab Saudi selama lima tahun terakhir, 2010-2015, naik dari US$ 5 miliar menjadi lebih dari US$ 8 miliar.

06 Oktober 2016 16:50

Sebanyak 90 pengusaha Arab Saudi telah mendaftar sebagai peserta Trade Expo Indonesia ke-31, bakal digelar di Jakarta pada 12-16 Oktober 2016.

Bidang usaha mereka beragam, termasuk importir produk makanan dan minuman, alat-alat listrik, alat tulis kantor, produk kerajinan tangan, pengusaha hotel dan industri, seperti dilansir siaran pers KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia) di Kota Jeddah, diterima Albalad.co hari ini.

Sebagai persiapan dari penyelenggaran Trade Expo Indonesia itu, Konsul Jenderal Indonesia di Kota Jeddah M. Hery Saripudin kemarin malam mengadakan pertemuan sepuluh pengusaha Arab Saudi.

Sepuluh pengusaha Saudi hadir itu merupakan pengusaha selama ini telah dibina oleh KJRI Jeddah untuk melakukan kerja sama bisnis dengan Indonesia. Mereka telah berkomitmen melakukan transaksi dalam Trade Expo Indonesia.

Hery Saripudin menyampaikan penghargaan kepada para pengusaha hadir atas keinginan dan komitmen mereka untuk mengikuti Trade Expo Indonesia. Dia berharap kerja sama antara pengusaha Saudi dan Indonesia dapat terjalin lebih erat di masa depan, bukan hanya dalam bidang perdagangan barang, tapi juga jasa, pariwisata, dan investasi.

Hery Saripudin bilang KJRI Jeddah siap membantu dan memfasilitasi para pengusaha di Arab Saudi buat berbisnis di Indonesia. "Tim ekonomi KJRI Jeddah memiliki komitmen membantu para pengusaha Arab Saudi menjalin kerja sama dengan berbagai pihak di Indonesia, termasuk sebagai jembatan dengan instansi pemerintah atau swasta, dipandang memiliki potensi untuk bekerja sama dalam bidang ekonomi," katanya.

Nilai perdagangan bilateral Indonesia-Arab Saudi selama lima tahun terakhir, 2010-2015, naik dari US$ 5 miliar menjadi lebih dari US$ 8 miliar.  Produk unggulan Indonesia masuk ke pasar Arab Saudi antara lain kendaraan bermotor, produk makanan dan minuman, minyak kelapa sawit, ban mobil, tekstil, dan pakaian bayi.

Dalam kesempatan jamuan makan malam itu, disajikan berbagai makanan khas Indonesia, untuk mempromosikan kuliner Nusantara agar lebih dikenal luas di Arab Saudi.

Kantor Nasdaq Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Indonesia lepas sukuk senilai US$ 2 miliar di Nasdaq Dubai

Pemerintah Indonesia merupakan penjual sukuk terbesar di Nasdaq Dubai dalam hal nilai dan jumlahnya, yakni US$ 16,5 miliar dari 12 sukuk sudah dilepas.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Sejumlah pekerja membersihkan pelataran Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Biaya haji tahun ini Rp 35,2 juta

Sama dengan ongkos haji tahun lalu.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

Perusahaan UEA beli tiga ton emas dari Venezuela

Pembelian itu dilakukan pada 21 Januari lalu.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Indonesia lepas sukuk senilai US$ 2 miliar di Nasdaq Dubai

Pemerintah Indonesia merupakan penjual sukuk terbesar di Nasdaq Dubai dalam hal nilai dan jumlahnya, yakni US$ 16,5 miliar dari 12 sukuk sudah dilepas.

21 Februari 2019

TERSOHOR