bisnis

McDonald's akan jual hak waralaba di Singapura dan Malaysia kepada perusahaan Saudi

Kontrak itu senilai US$ 400 juta. McDonald's mempunyai 120 restoran di Singapura dan 260 lainnya di Malaysia.

06 Oktober 2016 20:51

McDonald's setuju menjual hak waralaba bermasa 20 tahun di Singapura dan Malaysia kepada perusahaan asal Arab Saudi, Reza Food Service Co.Ltd. Kesepakatan ini bernilai hingga US$ 400 juta.

Reza Food Service, memiliki dan mengelola restoran McDonald's di wilayah barat dan selatan Arab Saudi, telah meminta bank dari Malaysia, CIMB, untuk mendanai transaksi itu, menurut dua sumber menolak ditulis identitasnya lantaran kesepakatan ini belum diumumkan.

Seorang sumber mengungkapkan pasal-pasal prinsip dari perjanjian penjualan hak waralaba itu sudah difinalisasi dan kesepakatan tersebut diperkirakan rampung akhir tahun ini.

Hingga artikel ini dilansir, CIMB menolak berkomentar. McDonald's dan Reza Food Service juga belum bisa dimintai keterangan.

Sejumlah sumber membisikkan CIMB bakal memberi pinjaman kepada Reza Food Service untuk membiayai pembelian hak waralaba itu dalam bentuk mata uang ringgit Malaysia dan dolar Singapura.

Juli lalu, McDonald's bilang sedang mencari rekanan untuk restorannya di Singapura dan Malaysia, serta tengah berunding dengan beberapa pihak, namun tidak memberikan penjelasan rinci.

McDonald's mempunyai 120 restoran di Singapura dan 260 lainnya di Malaysia.

Reza Food Service, dibentuk pada 1994, kini mempunyai dan mengperasikan 50 restoran McDonald's di seantero Arab Saudi.

Syekh Mansur bin Zayid an-Nahyan, pemilik Manchester City. (Luxatic)

Pemilik Manchester City pasok daging sapi ke Israel

Sampai 2012, perusahaan kepunyaan Syekh Mansur itu merupakan pemasok tunggal daging sapi ke Israel.

Pompa bensin ADNOC. (Gulf Business)

ADNOC buka pompa bensin pertama di Arab Saudi

Arab Saudi memberikan izin operasi bagi ADNOC April lalu.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi berlakukan sistem jalan tol mulai 2020

Dubai menjadi satu-satunya wilayah di kawasan Arab Teluk menerapkan sistem jalan tol.

Dermaga kapal tanker Nakilat-Keppel di ladang gas Ras Laffan, Qatar. (arabianoilandgas.com)

Qatar akan keluar dari OPEC pada 1 Januari 2019

Negara Arab supertajir ini ingin berfokus untuk meningkatkan produksi gasnya dari 77 juta ton menjadi seratus juta ton per tahun.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Pemilik Manchester City pasok daging sapi ke Israel

Sampai 2012, perusahaan kepunyaan Syekh Mansur itu merupakan pemasok tunggal daging sapi ke Israel.

10 Desember 2018

TERSOHOR