bisnis

Coca Cola bakal bangun pabrik di Arab Saudi

Berlokasi di Sudair dengan total investasi US$ 100 juta.

07 Oktober 2016 06:02

Coca Cola Rabu lalu bilang berencana membangun pabrik di Sudair City, Arab Saudi. Pabrik itu akan menempati lahan seluas 187 ribu meter persegi dengan total investasi US$ 100 juta.

Pabrik itu bakal menghasilkan minuman ringan dan air minum kemasan. Proyek pembangunan pabrik Coca Cola ini dijadwalkan selesai pada 2019.

Coca Cola mengklaim pabrik baru itu bisa mempekerjakan sekitar 200 warga Saudi. Produsen minuman ringan raksasa asal Amerika Serikat ini menambahkan Sudair City dipilih sebagai lokasi pabrik lantaran dekat dengan Ibu Kota Riyadh dan statusnya sebagai pusat industri di Saudi.

Samir al-Khawasyki, Presiden Divisi Konsumen di Olayan Financing Company and MD of Coca-Cola Bottling Company Saudi Arabia, mengatakan komitmen Coca Cola sejalan dengan Visi Saudi 2030 untuk meningkatkan pertumbuhan sektor ritel sekaligus menyediakan lapangan kerja bagi kaum muda di negara Kabah itu.

"Coca Cola berkomitmen menanamkan modal di Saudi lantaran peluangnya begitu luas dan memiliki konsumen sangat besar," katanya.

Coca Cola mempunyai 26 pabrik di seantero Timur Tengah dan mempekerjakan lebih dari 9.500 orang.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Sejumlah pekerja membersihkan pelataran Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Biaya haji tahun ini Rp 35,2 juta

Sama dengan ongkos haji tahun lalu.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

Perusahaan UEA beli tiga ton emas dari Venezuela

Pembelian itu dilakukan pada 21 Januari lalu.

Mata uang riyal Arab Saudi. (Arab News)

Bank sentral Saudi dan UEA akan bikin mata uang digital bersama

Mata uang digital diberi nama Abir itu rencananya keluar pada kuartal terakhir tahun ini.





comments powered by Disqus