bisnis

Qatar Airways pesan seratus Boeing seharga US$ 18,6 miliar

Terdiri dari 30 Boeing 787, 10 Boeing 777, dan 60 Boeing 737.

08 Oktober 2016 10:39

Qatar Airways setuju buat membeli seratus pesawat Boeing seharga US$ 18,6 miliar.

Dalam jumpa pers bareng kemarin di Washington, Amerika Serikat, maskapai milik pemerintah Qatar itu bilang bakal membeli 30 generasi baru Boeing 787 dan sepuluh Boeing 777 senilai US$ 11,7 miliar. Qatar Airways juga meneken surat keinginan (Letter of Intent) untuk membeli hingga 60 Boeing 737 seharga US$ 6,9 miliar.

CEO Qatar Airways Akbar al-Bakir menjelaskan pesanan itu yang terbesar sepanjang sejarah Qatar. Pembelian ini juga akan membantu memenuhi tuntutan dalam industri penerbangan. Dia mengakui keputusan untuk membeli Boeing lantaran Qatar Airways pernah bermasalah dengan Airbus, pabrikan pesaing Boeing.

Bakir April lalu secara terbuka mengecam Airbus karena menunda pengiriman Airbus A320 pesanan Qatar Airways akibat mesin bermasalah. Juni lalu, Qatar Airways membatalkan pembelian salah satunya.

"Boeing telah mulai memproduksi pesawat sebelum yang lain," kata Bakir dalam konferensi pers dihadiri para pejabat pemerintah Qatar dan Amerika. "Mereka membikin pesawat terbaik, bahkan jika pesaing mereka tidak suka saya mengatakan hal ini."

Kontrak pembelian Boeing 737 adalah yang pertama buat Qatar Airways memesan pesawat lorong tunggal dari Boeing dalam 15 tahun terakhir. "Kerja sama kami dengan Qatar Airways kian tumbuh dan menguat bertahun-tahun. Saya menunggu saat di mana armadanya memakai pesawat lorong tunggal dan ganda," ujar CEO Divisi Penjualan Pesawat Boeing Ray Conner.

Boeing tidak menyebutkan soal jadwal pengiriman seratus pesawat pesanan Qatar Airways itu.

Pesawat Qatar Airways. (Twitter/@qatarairways)

Qatar suntik dana US$ 29 triliun buat selamatkan Qatar Airways

Kerugian senilai Rp 28,5 triliun itu setara lebih dari 50 persen total nilai saham Qatar Airways.

Pesawat Boeing 787 milik Qatar Airways mendarat di Windhoek, Namibia. (Twitter/@qatarairways)

Qatar Airways tetap beroperasi

Walau krisis, Qatar Airways tidak memecat karyawannya.

Pesawat milik maskapai Iran Air di Bandar Udara Internasional Imam Khomeini di Ibu Kota Teheran, Iran, 6 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Boeing tidak akan kirim 110 pesawat pesanan Iran

Nilainya sekitar US$ 20 miliar.

Pesawat Qatar Airways. (Gulf Business)

Qatar Airways rugi sangat besar dalam tahun anggaran berjalan

Dalam tahun anggaran lalu, Qatar Airways meraup laba Rp 367,4 triliun.





comments powered by Disqus