bisnis

Saudi sebut harga minyak tidak akan sentuh US$ 60 hingga akhir tahun ini

Falih meyakini permintaan minyak akan mencapai puncak.

11 Oktober 2016 17:24

Menteri Energi, Industri, dan Sumber daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih memperkirakan harga minyak mentah global tidak bakal menyentuh angka US$ 60 sebarel hingga akhir tahun ini.

"Tidak ada dalam pikiran kita harga minyak bisa US$ 60 per barel sampai akhir tahun ini," kata Falih kemarin dalam pidato pembukaan Kongres Energi Dunia di Kota Istanbul, Turki. "Kita sedang mengupayakan titik temu antara pasokan dan permintaan."

Negara-negara Arab pengekspor minyak mengalami defisit anggaran akibat melorotnya harga minyak mentah global sejak pertengahan 2014, anjlok hingga setengahnya dari harga kisaran US$ 104 tiap barel. Bahkan di awal tahun ini, harga emas hitam dunia itu di bawah US$ 30 per barel.

Falih meyakini permintaan minyak akan mencapai puncak. Dia menegaskan negaranya bakal siap menghadapi hal itu.

Kongres Energi Dunia di Istanbul mengumpulkan para produsen energi untuk membahas transformasi di sektor ini.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Menteri Energi, Industri dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih saat wawancara khusus dengan stasiun televisi Al-Arabiya, di sela lawatannya ke Cina, 31 Agustus 2016. (Al-Arabiya)

Arab Saudi kurangi produksi minyak 800 ribu barel bulan ini

Bulan depan, produksi dikurangi lagi seratus ribu barel menjadi 7,1 juta barel per hari.

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih. (Arab News)

Arab Saudi targetkan pendapatan US$ 64 miliar dari sektor tambang pada 2030

Nilai cadangan sumber daya mineral Arab Saudi lebih dari US$ 1 triliun.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Arab Saudi kurangi ekspor minyak 500 ribu barel bulan depan

Belum ada konsensus untuk mengurangi produksi minyak tahun depan.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

UEA kasih izin tinggal tetap bagi 6.800 investor asing

Tahun lalu, kabinet UEA juga menyetujui pemberian visa berlaku sepuluh tahun bagi warga asing mempunyai investasi senilai paling sedikit sepuluh juta dirham.

21 Mei 2019

TERSOHOR