bisnis

Pembangunan menara terjangkung sejagat di Dubai telah dimulai

Lebih tinggi seratus meter ketimbang Burj Khalifah dengan ongkos pembangunan US$ 1 miliar.

11 Oktober 2016 11:33

Pembangunan calon menara terjangkung sejagat telah dimulai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab.

"Menara dibangun di Dubai Creek Harbor oleh Emaar Properties dan Dubai Holding, perusahaan investasi milik Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, akan selesai pada 2020," kata pemerintah Dubai lewat keterangan tertulis kemarin. Namun tidak ada penjelasan soal berapa tingginya dan ongkos pembangunan calon menara tertinggi di planet ini.

Juni lalu, Chairman Emaar Properties Muhammad Alabbar mengungkapkan kepada CNN, Menara Dubai itu akan lebih tinggi seratus meter ketimbang Burj Khalifah. Dua bulan sebelumnya, dia bilang biaya pembangunan menara itu US$ 1 miliar.

Hingga kini Burj Khalifah, setinggi 829,8 meter, masih merupakan bangunan terjangkung di Bumi, berlokasi di Kota Dubai. Menara diresmikan pada 2010 ini juga dibangun oleh Emaar Properties dengan ongkos US$ 1,5 miliar. Burj Khalifah mampu menahan angin berkecepatan 150 kilometer sejam dengan sedikit ayunan namun tidak dirasakan penghuninya.

Micael Calatrava, putra dari arsitek Menara Dubai, Santiago Calatrava Valls, memastikan Menara Dubai bakal menjadi salah satu bangunan superjangkung teraman di dunia. "Anda akan merasa paling nyaman di dalam sana dan kami bakal memastikan penghuni menara merasa seaman seperti di atas permukaan tanah," ujarnya kepada Arabian Business setelah peletakan batu pertama pembangunan Menara Dubai kemarin.

Micael bilang Menara Dubai sudah bisa diresmikan sebelum Dubai Expo digelar pada 2020. Dia menambahkan bangunan ini akan memiliki dek observasi bisa berputar dan enam hingga delapan lift penumpang berkecepatan tinggi.

Dia membenarkan Menara Dubai bakal lebih tinggi seratus meter dibanding Burj Khalifah. "Itu yang sudah diumumkan. Ya, ia akan lebih jangkung seratus meter ketimbang Burj Khalifah," tuturnya.

Arab Saudi juga berencana membangun gedung melebihi ketinggian Burj Khalifah. Menara ini berlokasi di Kota Jeddah dengan biaya awal pembangunan US$ 1,23 miliar. Tingginya diperkirakan mencapai seribu meter.

Kantor pusat Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (Al-Arabiya)

Cadangan minyak UEA naik jadi 111 miliar barel

UEA adalah negara dengan cadangan minyak terbesar keenam di dunia dan cadangan gas alam terbanyak ketujuh sejagat.

Bursa saham Arab Saudi atau Tadawul. (Mubasher)

Saudi Tadawul Group tetapkan harga sahamnya 105 riyal per lembar untuk IPO

Saudi Tadawul Group berencana menjual 30 persen sahamnya atau sebanyak 36 juta lembar.

Proyek pembangunan Hotel the David Kempinski di Ibu Kota Tel Aviv, Israel dan direncanakan beroperasi pada Februari 2022. (Courtesy)

Tel Aviv kota dengan biaya hidup termahal sejagat

Dalam hal minuman beralkohol dan transportasi, Tel Aviv menjadi kota termahal kedua, kelima untuk layanan kesehatan, dan paling mahal keenam buat pelesir.   

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah. (Iraqi News)

Hizbullah gelontorkan dana subsidi Rp 144 miliar untuk BBM di Libanon

Hizbullah telah mengimpor 30 juta BBM dari Iran.





comments powered by Disqus