bisnis

Mesir terima deposit US$ 2 miliar dari Arab Saudi

Cina dan Uni Emirat Arab masing-masing telah berkomitmen memberikan deposit US$ 2 miliar serta US$ 1 miliar kepada Mesir.

15 Oktober 2016 08:26

Perdana Menteri Mesir Syarif Ismail telah mengumumkan negaranya sudah menerima deposit US$ 2 miliar dari Arab Saudi bulan lalu.

Awal bulan ini, bank sentral Mesir menyatakan cadangan devisa negara Nil itu naik dari US$ 16,564 miliar akhir Agustus lalu menjadi US$ 19,582 miliar di akhir September.

Penerimaan deposit itu bisa mempermulus jalan bagi Mesir untuk mendapatkan pinjaman US$ 12 miliar dari IMF (Dana Moneter Internasional). Lembaga keuangan dunia ini mensyaratkan negeri Piramida itu memperoleh kredit US$ 6 miliar secara bilateral untuk mendapat utang.

Sejauh ini, Cina dan Uni Emirat Arab masing-masing telah berkomitmen memberikan deposit US$ 2 miliar serta US$ 1 miliar kepada Mesir.

Dalam lawatan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz April lalu, kedua negara meneken sejumlah perjanjian kerja sama senilai lebih dari US$ 20 miliar. Negara Kabah itu memang berjanji membantu perekonomian Mesir, anjlok setelah revolusi 2011 mengakibatkan situasi keamanan tidak stabil.

Jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, lengang dari kendaraan setelah jam malam diberlakukan sejak 23 Maret 2020. (Twitter)

Perusahaan ritel tersohor di Arab Saudi hentikan impor produk Turki

Awal bulan ini, Ketua Kadin Arab Saudi Ajlan al-Ajlan menyerukan boikot atas segala hal terkait Turki, termasuk impor, investasi, dan wisata.

Sejumlah warga Arab Saudi siap menikmati makanan dalam jumlah kelewat banyak. (Caravan Daily)

Makanan terbuang di Arab Saudi saban tahun senilai Rp 1.574 triliun

Makanan terbuang paling banyak tiap tahunnya terjadi di Kota Makkah, disusul oleh Provinsi Timur dan Ibu Kota Riyadh.

Sebanyak 80 elang milik seorang pangeran Arab Saudi diangkut dalam pesawat menuju Kota Jeddah, Arab Saudi. (Ahmet Yasar buat Albalad.co)

Falkon termahal di dunia terjual seharga Rp 2,5 miliar dalam lelang di Arab Saudi

Falkon termahal di planet ini mempunyai berat 1,1 kilogram dan merupakan hasil tangkapan di wilayah Hafar al-Batin, timur laut Arab Saudi.

Seorang pramugari tengah memeriksa kabin barang dalam pesawat Etihad Airways rute Jakarta-Abu Dhabi di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, Sabtu, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Untuk pertama kali, pesawat UEA dari Milan menuju Abu Dhabi terbang melintasi Israel

Pesawat kargo Etihad pada Mei dan Juni lalu terbang ke Ibu Kota Tel Aviv, Israel, mengangkut bantuan kemanusiaan bagi Palestina untuk menangani wabah virus corona Covid-19.





comments powered by Disqus