bisnis

Jaringan supermarket Qatar gandeng perusahaan Indonesia sebagai pemasok

Qatindo dan PT Tiga Satria Perkasa meneken kesepakatan bisnis senilai US$ 660 ribu.

19 Oktober 2016 11:00

Qatindo (Qatar Indonesia), perusahaan asal Qatar bergerak di sektor perdagangan umum, menggandeng PT Tiga Satria Perkasa untuk menjadi pemasok barang konsumsi cepat habis untuk jaringan supermarket mereka di Qatar.

Kedua pihak meneken kesepakatan bisnis senilai US$ 660 ribu ini Kamis pekan lalu, di sela acara Trade Expo Indonesia berlangsung di Jakarta. Penandatanganan kerja sama itu dilakukan antara Chairman Qatindo Mahdi Musa dan Dirketur Utama PT Tiga Satria Perkasa Hendra Hartono.

Duta Besar Indonesia buat Qatar Muhammad Basri Sidehabi dan Fachry Thaib, Ketua Komite Timur Tengah Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia, hadir dalam acara itu.

Hendra Hartono menjelaskan kesepakatan itu berlaku untuk masa setahun dengan pasokan berupa makanan dan minuman. Dia menambahkan pengiriman tiap bulan 20-40 kontainer. "Pengiriman pertama sebelum Desember mendatang," katanya saat dihubungi Albalad.co melalui telepon selulernya hari ini.

Dia bilang dalam pembicaraan lebih lanjut dengan Qatindo, perusahaan Qatar ini berminat untuk membeli batik dan kosmetik dari Indonesia di masa mendatang. Hendra pun yakin potensi kerja sama dengan Qatindo bakal makin besar.

Ratusan pengusaha dari 30 negara di Timur Tengah, termasuk Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Mesir, Yordania, Libanon, dan Palestina, menghadiri Trade Expo Indonesia ke-31, berlangsung di Jakarta pada 12-16 Oktober 2016.   

Syekh Mansur bin Zayid an-Nahyan, pemilik Manchester City. (Luxatic)

Pemilik Manchester City pasok daging sapi ke Israel

Sampai 2012, perusahaan kepunyaan Syekh Mansur itu merupakan pemasok tunggal daging sapi ke Israel.

Pompa bensin ADNOC. (Gulf Business)

ADNOC buka pompa bensin pertama di Arab Saudi

Arab Saudi memberikan izin operasi bagi ADNOC April lalu.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi berlakukan sistem jalan tol mulai 2020

Dubai menjadi satu-satunya wilayah di kawasan Arab Teluk menerapkan sistem jalan tol.

Dermaga kapal tanker Nakilat-Keppel di ladang gas Ras Laffan, Qatar. (arabianoilandgas.com)

Qatar akan keluar dari OPEC pada 1 Januari 2019

Negara Arab supertajir ini ingin berfokus untuk meningkatkan produksi gasnya dari 77 juta ton menjadi seratus juta ton per tahun.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Pemilik Manchester City pasok daging sapi ke Israel

Sampai 2012, perusahaan kepunyaan Syekh Mansur itu merupakan pemasok tunggal daging sapi ke Israel.

10 Desember 2018

TERSOHOR