bisnis

Saudi buka lima pengadilan khusus sengketa kerja akhir tahun ini

Kelima pengadilan khusus sengketa kerja itu akan berada di Jeddah, Riyadh, Dammam, Makkah, dan Madinah.

25 Oktober 2016 08:39

Arab Saudi akhir tahun ini bakal membuka lima pengadilan khusus untuk menyelesaikan sengketa antara tenaga kerja dan perusahaan.

Sumber-sumber di Kementerian Kehakiman Arab Saudi mengungkapkan kelima pengadilan khusus sengketa kerja itu akan berada di Jeddah, Riyadh, Dammam, Makkah, dan Madinah. Mereka menyebutkan pembentukan lima pengadilan untuk menyelesaikan sengketa kerja ini telah disetujui Kementerian Kehakiman dan Dewan Kehakiman Tertinggi.

Sumber-sumber sama bilang Walid as-Samaani, Menteri Kehakiman sekaligus Presiden Dewan Kehakiman Tertinggi, sudah mengesahkan daftar 80 hakim dan 99 asisten hakim akan menjalani pelatihan dan nantinya ditugaskan di lima pengadilan itu.

Tahun lalu, komisi sengketa kerja menangani 9.956 kasus, sebanyak 4.241 kasus melibatkan warga negara Arab Saudi dan 5.715 kasus lainnya melibatkan warga non-Saudi. Dari jumlah ini, 3.714 kasus melibatkan warga Saudi berhasil diselesaikan.

Ibu Kota Manama, Bahrain. (Arabian Business)

Bahrain-Israel sepakati rute penerbangan antara kedua negara

Perjanjian pembukaan jalur penerbangan Bahrain-Israel ini dicapai empat hari setelah UEA-Israel juga menandatangani hal serupa. 

Paspor Uni Emirat Arab. (ilustrasi/uae.viclindsay.com)

Warga UEA bisa tinggal di Israel tanpa visa selama 90 hari

Perjanjian bebas visa dengan UEA itu yang pertama dibikin Israel dengan negara Arab.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Parlemen Kuwait sahkan undang-undang buat kurangi jumlah ekspatriat

Undang-undang pengurangan ekspatriat ini akan mengusir sekitar 800 ribu warga India, jumlahnya saat ini 1,45 juta atau 30 persen.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Kampanye boikot oleh Saudi rugikan Turki Rp 292 triliun

Turki juga bakal kehilangan 1,5 juta pelancong Saudi.





comments powered by Disqus