bisnis

Kuwait akan rilis obligasi internasional untuk atasi defisit

Kuwait diperkirakan defisit US$ 29 miliar di tahun anggaran berjalan saat ini.

07 November 2016 09:46

Menteri Keuangan Kuwait Anas as-Saleh bilang negaranya bakal merilis surat utang negara di pasar internasional senilai US$ 9,6 miliar di tahun anggaran berjalan akan berakhir 31 Maret 2017, seperti dilansir surat kabar Al-Qabas Sabtu lalu.

Obligasi itu buat menutup defisit anggaran. Kuwait sebelumnya telah menerbitkan obligasi domestik sebesar US$ 6,6 miliar.

Penjualan obligasi internasional itu yang pertama bagi Kuwait dalam dua dasawarsa terakhir. Namun Saleh tidak menjelaskan berapa komposisi sukuk.

Seperti lima negara Arab Teluk lainnya, Kuwait mengalami defisit akibat melorotnya harga minyak mentah global sejak pertengahan 2014. Negara dihuni 1,3 juta warga Kuwait dan tiga juta orang asing ini tahun lalu dibekap defisit US$ 15 miliar, setelah 16 tahun surplus. Kuwait diperkirakan defisit US$ 29 miliar di tahun anggaran berjalan saat ini.

Sektor minyak menyumbang sekitar 95 persen dari total pendapatan Kuwait.

Buat mengatasi defisit, Kuwait juga telah mencabut subsidi atas harga jual solar, minyak tanah, dan bahan bakar.

Rencana menaikkan harga bakar kendaraan bermotor ini telah membikin parlemen dibubarkan dan Kuwait akan menggelar pemilihan umum pada 26 November mendatang.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (emirates.com)

Kuwait defisit Rp 154 triliun

Pengeluaran untuk gaji pegawai negeri dan subsidi meliputi 75 persen dari total anggaran belanja negara.

Bank Sentral Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait sahkan APBN dengan proyeksi defisit Rp 310 triliun

Cadangan devisa Kuwait saat ini berjumlah Rp 8.450 triliun.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (emirates.com)

Kuwait proyeksikan defisit US$ 25 miliar untuk anggaran belanja mendatang

Rencana anggaran ini disusun berdasarkan asumsi harga minyak dunia US$ 55 per barel.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Kuwait diprediksi defisit US$ 21 miliar

Cadangan devisa Kuwait saat ini diperkirakan lebih dari US$ 600 miliar.





comments powered by Disqus