bisnis

Pengangguran kaum muda di Arab Saudi akan tembus 42 persen pada 2030

Sekitar 55 persen pengusaha Saudi merasa sarjana lulusan lokal siap untuk memasuki dunia kerja.

26 November 2016 06:23

Angka pengangguran kaum muda di Arab Saudi diprediksi naik dari 33,5 persen tahun lalu menjadi lebih dari 42 persen pada 2030, menurut laporan riset terbaru dilansir Bank of America Merril Lynch.

Laporan itu menyebutkan sektor swasta di Timur Tengah masih terbelakang untuk menciptakan lapangan kerja formal mencukupi. Di saat sama, lulusan universitas di kawasan itu sudah membludak.

"Timur Tengah merupakan salah satu kawasan dengan angka pengangguran kaum muda tertinggi di dunia, di mana banyak orang muda terpaksa bekerja di sektor informal atau menganggur," kata Bank of America Merril Lynch.

Meski masih dibekap tingginya pengangguran, 55 persen pengusaha Saudi merasa sarjana lulusan lokal siap untuk memasuki dunia kerja, termasuk yang tertinggi di dunia.

Laporan Merril Lynch itu juga menyoroti soal kompetisi global untuk menggaet bakat-bakat hebat. Negara-negara, seperti Uni Emirat Arab dan Qatar, terus menawarkan beragam intensif bagi orang-orang berbakat untuk menjadi warga negara mereka.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Arab Saudi alami defisit Rp 160 triliun di kuartal ketiga 2020

Secara keseluruhan, pendapatan Saudi dari bidang di luar minyak meroket hingga 63 persen ketimbang tahun lalu.

Rumah Sakit Hadassah di Ain Karim, Israel. (oliver fittousi/haaretz)

Rumah sakit ternama di Israel akan buka cabang di Dubai

Hadassah Medical Center adalah rumah sakit terbesar keenam di Israel.

Gambar kartun diyakini banyak orang sebagai sosok Nabi Muhammad dimuat di surat kabar terbitan Tepi Barat, Al-Hayat al-Jadida, Ahad, 1 Februari 2015. (al-hayat al-jadida)

Hina nabi boikot Prancis

Macron menyokong hak Charlie Hebdo mempublikasikan kembali kartun hina nabi setelah tindakan serupa pada 2006, 2011, dan 2012.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Delegasi Sudan dan Israel akan bertemu bahas kerjasama perdagangan dan pertanian

Ahad lalu, pemerintah Sudan telah menerima hibah 67 ribu ton tepung gandum dari Uni Emirat Arab





comments powered by Disqus