bisnis

10 CEO akan ikut rombongan Joko Widodo ke Iran

Presiden Joko Widodo dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke negara Mullah itu pada 14-15 Desember.

06 Desember 2016 14:30

Rudy Radjab, Ketua Komite Tetap Iran Kadin (kamar Dagang dan Industri) Indonesia, bilang sepuluh CEO akan ikut dalam rombongan Presiden Joko Widodo ke Iran bulan ini.

Presiden Joko Widodo dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke negara Mullah itu pada 14-15 Desember. Lawatan ini untuk meningkatkan hubungan dagang dan investasi kedua negara.

"Sejauh ini sudah sepuluh CEO menyatakan ikut dalam kunjungan presiden ke Iran," kata Rudy saat dihubungi Albalad.co melalui telepon selulernya hari ini. Dia menjelaskan selain dirinya, yang ikut di antaranya adalah Rosan Roeslani (Grup Recapital), Shinta Wijaya Kamdani (Grup Sintesa), Fadel Muhammad, CEO Asia Pulp and Paper serta Bank Sinar Mas.

Rudy menambahkan secara keseluruhan akan ada 60-an anggota delegasi bakal dibawa Joko Widodo ke Iran. Selain pengusaha swasta, menurut dia, juga akan ada CEO BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dalam rombongan.  

Ini bakal menjadi lawatan pertama Joko Widodo ke negeri Persia itu. Tahun lalu, dia berkunjung ke Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.

Logo Saudi Binladin Group. (Arab News)

Pemerintah Arab Saudi ambil alih manajemen Binladin Group

Istidama memperoleh 36,22 persen saham Binladin Group dari tiga Bin Ladin bersaudara , yaitu Bakr, Saleh, dan Saad, ditangkap atas tudingan korupsi oleh komisi dipimpin oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.





comments powered by Disqus