bisnis

Maskapai Iran dilarang terbang ke Eropa

Aseman Airlines merupakan maskapai terbesar ketiga di negara Mullah itu.

09 Desember 2016 16:28

Maskapai asal Iran Aseman Airlines dilarang terbang ke Eropa karena masalah keamanan.

Dalam keterangan tertulis kemarin, Komisi Eropa memasukkan Aseman Airlines ke dalam daftar maskapai dilarang terbang ke Benua Biru itu. Alasannya, perusahaan penerbangan ini tidak memenuhi standar keamanan internasional.

Aseman Airlines, maskapai milik swasta, merupakan perusahaan penerbangan terbesar ketiga di Iran dalam hal jumlah armada. Aseman Airlines dikabarkan Agustus lalu akan membeli 20 pesawat dari Mitsubishi Heavy Industries untuk dipakai melayani rute domestik.

Pencabutan sanksi ekonomi terhadap negara Mullah itu Januari lalu telah memberi lampu hijau bagi Iran untuk memperbarui armada angkutan udara mereka. Iran sudah meneken perjanjian sementara senilai US$ 50 miliar untuk memborong sekitar 200 pesawat penumpang dari Boeing dan Airbus.

Pesawat milik maskapai Iran Air di Bandar Udara Internasional Imam Khomeini di Ibu Kota Teheran, Iran, 6 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Boeing tidak akan kirim 110 pesawat pesanan Iran

Nilainya sekitar US$ 20 miliar.

Pesawat Aseman Airlines asal Iran. (Commons.Wikimedia)

Aseman Airlines asal Iran teken perjanjian final untuk membeli 30 Boeing 737

Total pesawat akan dibeli 60 senilai US$ 3 miliar.

Pesawat milik maskapai Iran Air di Bandar Udara Internasional Imam Khomeini di Ibu Kota Teheran, Iran, 6 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Iran Air teken kontrak pembelian 20 ATR

Sesuai kesepakatan, IranAir juga bisa menambah lagi pesanan 20 pesawat ATR.

Pesawat Aseman Airlines. (Wikimedia Commons)

Maskapai Iran teken kontrak pembelian 30 pesawat Boeing seharga US$ 3 miliar

Uni Eropa Desember tahun lalu melarang Aseman terbang di wilayah udara mereka karena tidak memenuhi standar keamanan internasional.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Pemilik Manchester City pasok daging sapi ke Israel

Sampai 2012, perusahaan kepunyaan Syekh Mansur itu merupakan pemasok tunggal daging sapi ke Israel.

10 Desember 2018

TERSOHOR