bisnis

Mesir akan ekspor sepuluh ribu keledai ke Cina

Mesir juga sedang berusaha mendapatkan permintaan ekspor anjing ke Korea Selatan. Sebab sejumlah tempat penampungan anjing liar sudah mengeluhkan kelebihan kapasitas.

11 Desember 2016 16:13

Mesir baru-baru ini meneken perjanjian untuk mengekspor sepuluh ribu keledai ke Cina.

Dr Ibrahim Mahrus, Direktur The General Organization for Veterinary Services di Kementerian Pertanian Mesir, membenarkan negara Nil itu sepakat mengirim keledai setelah ada permintaan dari banyak perusahaan Cina.

Dia bilang Cina sebenarnya ingin mengimpor kulit keledai ketimbang daging. Tapi sesuai fatwa dari Al-Azhar, otoritas Islam tertinggi di Mesir, negara itu bakal mengirim keledai hidup.

Mesir juga sedang berusaha mendapatkan permintaan ekspor anjing ke Korea Selatan. Sebab sejumlah tempat penampungan anjing liar sudah mengeluhkan kelebihan kapasitas.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Parlemen Kuwait sahkan undang-undang buat kurangi jumlah ekspatriat

Undang-undang pengurangan ekspatriat ini akan mengusir sekitar 800 ribu warga India, jumlahnya saat ini 1,45 juta atau 30 persen.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Kampanye boikot oleh Saudi rugikan Turki Rp 292 triliun

Turki juga bakal kehilangan 1,5 juta pelancong Saudi.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

UEA-Israel sepakati 28 kali sepekan penerbangan antara kedua negara

Emirates Airline dan Etihad Airways sudah mengumumkan bakal membuka rute penerbangan Dubai-Tel Aviv dan Abu Dhabi-Tel Aviv.

Bandar Udara Internasional Abu Dhabi di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

UEA-Israel sepakat berlakukan bebas visa

Ini menjadi kesepakatan bebas visa pertama dibuat oleh Israel dengan negara Arab.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Parlemen Kuwait sahkan undang-undang buat kurangi jumlah ekspatriat

Undang-undang pengurangan ekspatriat ini akan mengusir sekitar 800 ribu warga India, jumlahnya saat ini 1,45 juta atau 30 persen.

22 Oktober 2020

TERSOHOR